Melalui kehadiran di AWS Marketplace, solusi identitas digital Vida, mulai dari verifikasi identitas, autentikasi, hingga tanda tangan digital, kini dapat diakses lebih luas oleh organisasi global yang telah menggunakan infrastruktur AWS. Integrasi ini memungkinkan perusahaan memanfaatkan alokasi belanja AWS yang sudah dimiliki, dengan sistem penagihan yang terintegrasi dan proses pengadaan yang lebih sederhana.
Founder dan Group CEO Vida, Niki Luhur, mengatakan langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk membawa kapabilitas identitas digital Indonesia ke panggung internasional.
“Pencapaian ini mencerminkan komitmen Vida untuk membawa kapabilitas spesialis kami ke panggung global, selaras dengan standar keamanan internasional, sekaligus memperkuat fokus kami dalam membangun ekosistem identitas digital yang tepercaya bagi bisnis berskala besar,” ujar Niki.
Di tengah pesatnya digitalisasi lintas sektor, mulai dari perbankan, fintech, e-commerce, hingga layanan publik, kebutuhan akan sistem verifikasi identitas yang aman dan andal semakin krusial. Infrastruktur identitas digital menjadi fondasi utama dalam menciptakan kepercayaan (trust) di ruang digital.
Vida menghadirkan teknologi verifikasi berbasis biometrik dan kecerdasan buatan (AI), termasuk teknologi liveness detection untuk mencegah penyalahgunaan identitas sintetik dan manipulasi deepfake. Saat ini, perusahaan memproses sekitar 2,5 juta data biometrik berupa foto wajah guna mendeteksi potensi fraud sejak tahap awal.
Kehadiran di AWS Marketplace juga mempercepat adopsi global karena perusahaan dapat langsung mengaktifkan layanan tanpa proses integrasi yang rumit. Hal ini penting bagi korporasi berskala besar yang membutuhkan solusi identitas terverifikasi dengan standar kepatuhan internasional.
Pasar Global Tumbuh Pesat
Prospek pasar identitas digital pun terus menguat. Riset MarketsandMarkets memproyeksikan pasar verifikasi identitas global hampir dua kali lipat pada 2028. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya risiko penipuan digital, regulasi yang semakin ketat, serta percepatan transformasi digital di berbagai negara.
Bagi Asia Tenggara, momentum ini menjadi peluang strategis. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan ekonomi digital tercepat di dunia. Integrasi layanan identitas digital ke platform global seperti AWS membuka akses yang lebih luas bagi perusahaan regional untuk bersaing di pasar internasional.
Niki menambahkan, kehadiran Vida di AWS Marketplace memungkinkan perusahaan di seluruh dunia mengadopsi layanan identitas digital terverifikasi secara lebih cepat, sekaligus memanfaatkan fleksibilitas dan keandalan infrastruktur AWS.
Dorong Ekosistem Digital Terpercaya
Kolaborasi ini dipandang sebagai fondasi strategis untuk memperkuat integrasi teknis dengan layanan AWS serta mendorong inovasi berkelanjutan. Lebih jauh, langkah tersebut memperluas adopsi solusi identitas digital terverifikasi di Asia Tenggara dan pasar global.
Dengan semakin kuatnya infrastruktur identitas digital, transaksi lintas negara dapat berlangsung lebih aman dan efisien. Pada akhirnya, ekosistem yang tepercaya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital kawasan,mulai dari peningkatan inklusi keuangan hingga ekspansi bisnis berbasis teknologi.
Ekspansi global ini menandai peran baru perusahaan teknologi Indonesia dalam rantai nilai digital dunia: bukan sekadar pengguna, tetapi juga penyedia solusi yang mendorong pertumbuhan ekonomi digital lintas batas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News