Ilustrasi data center. Foto: Medcom.id.
Ilustrasi data center. Foto: Medcom.id.

Perusahaan Data Center Transformasi Bisnis dan Tunjuk CEO Baru

Arif Wicaksono • 08 Desember 2022 13:09
Jakarta: BDx Indonesia mengumumkan penunjukan Agus Hartono Wijaya sebagai Presiden Direktur dan CEO BDx Indonesia. Agus akan memegang peran penting dalam memimpin dan melaksanakan operasional berbagai inisiatif ekspansi BDx Indonesia, termasuk pipeline pertumbuhan substansial yang perusahaan lihat di Indonesia.
 
baca juga: STT GDC Bangun Data Center di Bekasi, Kapasitas 72MW

BDx Indonesia merupakan perusahaan patungan antara Big Data Exchange (BDx), PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison), dan PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta). Perusahaan patungan ini menawarkan layanan pusat data grosir (wholesale data center) terbesar yang berfokus untuk menciptakan infrastruktur digital di Indonesia.
 
Agus seorang pimpinan senior dengan pengalaman selama hampir 20 tahun di bidang pengembangan bisnis, pemasaran, dan operasional. Dia memiliki pengalaman mendalam untuk memimpin tim dalam jumlah besar, mengelola proyek yang kompleks dan penting di berbagai industri, termasuk sektor teknologi dan perhotelan.
 
"Agus akan menjadi pendorong upaya kami untuk terus melakukan investasi yang signifikan di Indonesia. Kami percaya pengalaman kepemimpinan, pengetahuan pasar, keahlian operasional yang luas, dan perspektif multi-industri yang unik dari Agus akan membawa penawaran BDx Indonesia naik lebih tinggi," jelas CEO BDx Mayank Srivastava, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 8 Desember 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan BDx Indonesia dengan cepat muncul sebagai pendorong utama transformasi digital dan mitra pusat data pilihan di kalangan hyperscale dan perusahaan.
 
"Untuk melanjutkan momentum dan mendorong inisiatif keberlanjutan dan ekspansi perusahaan ke depan, kami membutuhkan pemimpin yang kuat. Kami yakin Agus akan berhasil membawa kami ke fase selanjutnya dari BDx Indonesia,” jelas dia.
 
Sejak meluncurkan BDx Indonesia Juni lalu, perusahaan terus menunjukkan komitmen mendalam untuk memperluas digitalisasi di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan dengan penambahan jumlah karyawan secara agresif, memberikan pelatihan kepada tim penjualan dan mitra distributor, dan berpartisipasi dalam berbagai konferensi dan acara industri penting di Indonesia.
 
"Permintaan solusi data center yang efisien dan berkelanjutan saat ini sangat tinggi di Indonesia," tutur Presiden Direktur Lintasarta Arya Damar.
 
Arya mengatakan akan terus memajukan usaha patungan ini dengan fokus pada penyelesaian proyek modernisasi dan pengembangan layanan greenfield untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat secepat mungkin.
 
BDx Indonesia akan menawarkan konektivitas yang lebih baik kepada pelanggan lewat empat pusat data yang ada di dalam dan sekitar ibu kota Jakarta. Selain itu, perusahaan juga tengah menyelesaikan dua pusat data greenfield baru dengan kepadatan tinggi (high density).
 
Perusahaan akan memposisikan data center baru ini secara strategis di antara empat pusat data yang ada. Hal ini menciptakan tiga zona ketersediaan (availability-zone) data center penting yang eksklusif dan satu-satunya di Indonesia. Selain itu, pelanggan BDx Indonesia juga memiliki opsi akses konektivitas tanpa batas di seluruh klaster BDx yang ada di Tiongkok, Hong Kong, dan Singapura, serta berbagai fasilitas baru yang akan terus bertambah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.


 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif