SVP Product Management, International Media, Nielsen Sarah Miller mengatakan, seiring pesatnya evolusi ekosistem digital dan industri, tantangan untuk mendeteksi jangkauan audiensi makin meningkat. Hal ini karena evolusi tersebut juga diikuti dengan peraturan privasi konsumen yang kompleks.
"Karena itulah kami terdepan dalam menyediakan layanan digital measurement yang revolusioner. Solusi ini berfokus pada sistem identitas terpusat yang terkoneksi lebih dari dua miliar perangkat di seluruh dunia, jumlah tersebut akan terus bertambah seiring waktu," ujar dia, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 25 Februari 2022.
Menurut dia, proses konektivitas masif tersebut menghasilkan big data yang menjadi inti dasar penetapan informasi demografis konsumen yang telah teridentifikasi dengan iklan daring milik klien.
Dengan tidak terhitungnya jumlah perangkat yang terhubung, upaya untuk mengukur jangkauan dan frekuensi audiensi yang tidak terduplikasi antar perangkat dan platform menjadi sangat penting. Terlebih lagi, pada saat ini, banyak individu yang menggunakan multi-perangkat dalam aktivitasnya.
"Marketer akan nyaman dalam mengoptimalkan output dan jangkauan target pemasaran sesuai kebutuhan dan target iklannya dengan memanfaatkan aset panel Nielsen yang diperkaya dengan inovasi kecerdasan data terkini sehingga terhindar dari potensi duplikasi data," jelasnya.
Evolusi digital measurement data Nielsen merupakan aset big data pihak pertama dan ketiga dikalibrasi melalui sistem berakurasi tinggi dengan sokongan teknologi data tercanggih yang dimiliki Nielsen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News