Iklustrasi social commerce. Foto : Medcom.
Iklustrasi social commerce. Foto : Medcom.

Transaksi Social Commerce Meningkat saat Pandemi Covid-19

Arif Wicaksono • 01 Desember 2021 20:23
Jakarta: Social commerce, Woobiz, menunjukkan perkembangan yang signifikan melalui beragam solusi terintegrasi yang ditawarkan bagi masyarakat Indonesia selama masa pandemi ini.
 
Co-Founder Woobiz Putri Noor Shaqina menjelaskan, selama tiga tahun terakhir telah melakukan upaya pemberdayaan dengan memberikan akses ke literasi digital maupun pelatihan untuk mendapatkan penghasilan, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
 
Dia menjelaskan Woobiz telah mampu memberdayakan lebih dari 22 ribu mitra di empat provinsi, yaitu Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur dan Banten, dan 17 kota di seluruh Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Woobiz telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan walaupun muncul tantangan baru akibat pandemi selama dua tahun terakhir. Selama 2021, Woobiz telah memperoleh pertumbuhan Total Processing Value (TPV) sebesar 18 kali lebih besar dari sebelumnya dan pertumbuhan mitra dua kali lebih besar.
 
"Pencapaian ini dapat terwujud karena Woobiz tidak hanya berfokus pada kota-kota besar Indonesia tetapi juga berbagai daerah di Indonesia dengan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan teknologi yang dapat diakses dengan mudah," jelas dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 1 Desember 2021.
 
Sebagai pelopor awal social commerce di Indonesia, Woobiz juga memiliki berbagai keuntungan dalam mengembangkan ekosistemnya dan kini mampu menghadirkan solusi menyeluruh untuk memberdayakan para mitra. Social commerce adalah pemanfaatan media sosial untuk promosi, menjual, dan membeli langsung di baik melalui aplikasi media sosial maupun tatap langsung.
 
Perkembangan dari social commerce disebabkan oleh celah dalam penetrasi e-commerce di area di luar kota-kota besar di Indonesia yang memiliki potensi pasar yang besar. Dengan adanya perantara, seperti reseller penetrasi ke area-area tersebut akan semakin besar dan social commerce menjadi jawaban atas tantangan tersebut.
 
Social commerce berupaya menggabungkan antara e-commerce dan interaksi sosial. Adanya perantara yang berinteraksi langsung dengan komunitas maupun lingkungan di sekitarnya, makan akan terbentuk kepercayaan, optimalisasi proses manual, meningkatkan penjualan, serta yang utama adalah pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah. Hal ini lah yang menjadi fokus Woobiz selama tiga tahun terakhir.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif