Founder dan Chairman Markplus.Inc Hermawan Kartajaya. Foto: Medcom.id/Desi Angriani.
Founder dan Chairman Markplus.Inc Hermawan Kartajaya. Foto: Medcom.id/Desi Angriani.

Toko Daring juga Butuh 'Offline-isasi'

Ekonomi startup mark plus ekonomi digital
Nia Deviyana • 19 Februari 2020 09:11
Jakarta: Founder dan Chairman Markplus.Inc Hermawan Kartajaya berpendapat tidak hanya toko-toko konvensional yang harus melakukan digitalisasi. Hal sebaliknya juga perlu dilakukan.
 
"Toko online dan startup juga harus offline-isasi," ujarnya saat berbincang dengan Medcom.id, Selasa, 18 Februari 2020.
 
Hermawan mencontohkan beberapa toko daring sudah sadar mereka juga membutuhkan toko offline karena konsumen juga membutuhkan pengalaman dalam berbelanja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Xiaomi sekarang punya gerai lho. Alibaba juga, walau bukan seperti toko konvensional. Airbnb berpikir mereka juga harus punya hotel. Gojek pun punya tempat mangkal untuk driver-nya, baik yang resmi atau tidak," lanjut Hermawan sambil berkelakar.
 
Hermawan menyayangkan banyak pebisnis menempatkan digital dan offline sebagai dua hal yang bersifat terpisah dan bisa menggerus satu sama lain. Padahal, menurut dia, dalam dunia marketing keduanya justru harus saling berkolaborasi.
 
"Harus dirangkul kedua-duanya. Sama halnya dengan kreativitas dengan produktivitas. Hanya kreatif saya percuma. Sebaliknya, produktif tapi enggak kreatif juga percuma," pungkasnya.
 
 
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif