Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong. Foto: Amanda Manuputty/Metro TV.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong. Foto: Amanda Manuputty/Metro TV.

Indonesia Usung Ekonomi Digital dalam WEF 2022

Amanda Manuputty • 22 Mei 2022 16:15
Davos: Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) siap digelar. Setelah sempat vakum akibat pandemi di 2021, WEF 2022 akan kembali digelar di Davos, Swiss pada 22-26 Mei 2022.
 
Seperti di tahun-tahun sebelumnya, Indonesia akan kembali berpartisipasi di WEF 2022. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan didukung sejumlah kementerian lain seperti Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kemenkominfo, Kemenperin, KKP, Kementerian ESDM, dan kementerian lain.
 
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong mengatakan WEF yang seharusnya digelar di Januari 2022, mundur hingga Mei karena pandemi. Menurut Usman, dalam WEF 2022, Indonesia mengusung tema pemulihan ekonomi pascacovid-19 dengan bahasan turunan digitalisasi ekonomi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Presiden Jokowi sebetulnya sudah mengumumkan tema pada Januari akan membawa tema pemulihan ekonomi pascacovid-19. Tema yang kita angkat tidak jauh-jauh dari ekonomi, misalnya ekonomi digital. Kominfo akan memberikan materi tentang peran ekonomi digital untuk kebangkitan UMKM," kata dia, Minggu 22 Mei 2022.
 
Dia mengatakan, kalangan pengusaha dari Kamar Dagang Indonesia (Kadin) juga akan turut hadir dalam WEF yang akan membawa materi Business 20 (B20). Masalah G20 juga akan dibawa dalam forum ini.
 
"Ada dua agenda yang akan bicara tentang G20. Misalnya persiapan Presidensi G20 di Indonesia, serta materi tentang transisi energi. Ini kan juga salah satu materi yang akan di-address di Presidensi G20 di Indonesia," jelas dia.
 
Untuk lebih memperkenalkan potensi Indonesia ke dunia, Indonesia juga akan membuka paviliun Indonesia sebagai tempat untuk berdiskusi, seminar hingga menjalin koneksi dengan entitas bisnis dari negeri lain. Selain itu juga akan digelar Indonesian night untuk memperkenalkan budaya dan kuliner Indonesia.
 
Dia menjelaskan, pada 2020 Kominfo membawa perusahaan pembuat metaverse, yakni PT WIR Asia Tbk (WIRG). Perusahaan ini sudah memiliki banyak klien di luar negeri karena kehadiranya di WEF.
 
"Jadi WEF juga jadi ajang promosi industri, promosi perusahaan indonesia. Karena Kominfo sedang melakukan transformasi digital, biasanya kita membawa unicorn yang ada di bidang digital. Bukan tidak mungkin ada kerja sama di bidang lain yang lebih konkrit untuk bangkitkan ekonomi," jelas dia.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif