Rangkaian event ini menjadi bagian dari komitmen Tokocrypto dan DRX dalam memperkuat literasi aset kripto dan teknologi blockchain, sekaligus mendorong pemahaman masyarakat terhadap implementasi Web3 yang lebih luas, tidak hanya berfokus pada aktivitas trading atau spekulasi pasar.
Salah satu agenda utama dalam roadshow tersebut adalah diskusi panel di Bali bertajuk “Web3 Game On: Real Adoption Through Sport-Tech & Community Ecosystem” yang diselenggarakan di Little League Jakarta, pada 7 Februariuari 2026. Acara ini menghadirkan pembahasan mengenai bagaimana Web3 dapat memasuki fase adopsi nyata melalui integrasi sport-tech, gaming, dan penguatan komunitas. Dalam sesi diskusi, para pembicara menekankan bahwa keberhasilan Web3 tidak dapat diukur hanya dari tingginya transaksi atau tren pasar, melainkan dari relevansi penggunaan teknologi tersebut dalam aktivitas sehari-hari. Pengalaman pengguna yang mudah diakses, memiliki utility nyata, dan dapat digunakan secara berulang menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyampaikan bahwa kolaborasi edukasi dengan DRX merupakan bagian dari upaya Tokocrypto untuk memperluas pemahaman publik terhadap Web3 secara lebih komprehensif.
“Tokocrypto berkomitmen untuk terus menjadi enabler edukasi dan adopsi Web3 di Indonesia. Kolaborasi dengan DRX menunjukkan bagaimana proyek lokal dengan use case yang kuat dapat mendorong pemanfaatan Web3 yang lebih nyata, terutama melalui pendekatan komunitas dan industri olahraga,” ujar Calvin Kizana.
Calvin menambahkan bahwa penguatan literasi menjadi aspek penting di tengah pertumbuhan industri kripto di Indonesia yang semakin berkembang, baik dari sisi jumlah investor maupun nilai transaksi.
Sementara itu, Miguel Martins, COO DRX, menegaskan bahwa rangkaian event edukasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan DRX Token lebih luas sebagai bagian dari ekosistem sport-tech berbasis Web3 yang dibangun DRX.
“DRX lahir dari identitas lokal yang kuat, terutama dari industri olahraga Indonesia. Namun visi kami sejak awal adalah global. Melalui kolaborasi bersama Tokocrypto, kami ingin memperkuat edukasi dan menunjukkan bahwa Web3 bisa diadopsi melalui pengalaman yang relevan, seperti sport-tech dan gaming yang berbasis komunitas,” kata Miguel.
Miguel juga menekankan bahwa keberlanjutan proyek Web3 membutuhkan kombinasi inovasi teknologi, utilitas yang jelas, dan kepercayaan komunitas. Melalui roadshow edukasi ini, Tokocrypto dan DRX berharap dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai manfaat Web3 yang lebih luas, termasuk bagaimana teknologi tersebut dapat membangun ekosistem digital yang mendukung industri olahraga, gaming, serta pengalaman komunitas yang lebih interaktif.
Tokocrypto kembali mengingatkan masyarakat agar tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam memahami aset kripto dan teknologi Web3, serta selalu melakukan riset mandiri (DYOR). Seluruh materi diskusi yang disampaikan dalam rangkaian event ini bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi finansial (NFA).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News