Jakarta: Digitalisasi industri perjalanan tidak hanya mengubah cara masyarakat mencari dan memesan tiket, tetapi juga mendorong kebutuhan terhadap sistem pembayaran yang semakin terintegrasi. Peluang tersebut turut mendorong DOKU dan Sabre Indonesia memperkuat infrastruktur transaksi bagi jaringan travel agent di Indonesia.
Kedua perusahaan menjalin kerja sama untuk mengintegrasikan Deposit System DOKU ke dalam ekosistem Sabre Indonesia. Integrasi ini ditujukan untuk membantu travel agent mengelola dana dan transaksi secara lebih terpusat sekaligus memberikan alternatif pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Kerja sama tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan aktivitas perjalanan dan pariwisata nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang penerbangan internasional sepanjang 2025 mencapai 20,5 juta orang, meningkat 8,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan aktivitas perjalanan turut menciptakan kebutuhan terhadap infrastruktur digital yang mampu menopang transaksi di sepanjang rantai industri. Bagi travel agent, sistem pembayaran menjadi salah satu bagian penting dalam pengelolaan reservasi, penerbitan tiket, hingga arus kas usaha.
Sabre Indonesia merupakan perusahaan teknologi perjalanan yang menyediakan layanan Global Distribution System (GDS). Platform tersebut menghubungkan pelaku industri perjalanan, termasuk maskapai penerbangan, hotel, penyedia transportasi, dan berbagai channel distribusi.
Melalui sistem Sabre, travel agent dapat mengakses informasi ketersediaan produk dan harga secara real-time, melakukan reservasi, hingga menerbitkan tiket dalam satu platform.Di Indonesia, Sabre Indonesia tercatat melayani sekitar 670 travel agent dan terkoneksi dengan 420 maskapai penerbangan serta sejumlah mitra strategis lainnya.
Co-Founder dan CEO DOKU sekaligus Head of Antom Indonesia Himelda Renuat mengatakan perkembangan industri perjalanan membuat kebutuhan terhadap sistem pembayaran yang mampu mengikuti dinamika bisnis semakin besar.
"Industri perjalanan terus berkembang, begitu pula kebutuhan bisnis di dalamnya. Kami melihat pembayaran memiliki peran yang semakin strategis dalam memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk bergerak dan menangkap lebih banyak peluang," ujar Himelda.
Menurut Himelda, kolaborasi dengan Sabre Indonesia merupakan bagian dari upaya DOKU menghadirkan kapabilitas pembayaran yang dapat mendukung pelaku usaha di sektor perjalanan.
Melalui integrasi Deposit System, Sabre Indonesia nantinya dapat mengelola dana dari berbagai partner travel agent secara terpusat. Sementara itu, travel agent dapat memanfaatkan pilihan deposit top up maupun pembayaran menggunakan kartu kredit.
Ketersediaan sejumlah opsi tersebut memungkinkan travel agent menyesuaikan pengelolaan pembayaran dengan kebutuhan operasional dan siklus arus kas masing-masing.
Dari sisi ekosistem ekonomi digital, integrasi tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi sektor perjalanan tidak hanya berkaitan dengan platform pemesanan dan distribusi produk. Infrastruktur pembayaran juga menjadi bagian penting untuk menghubungkan transaksi antarpelaku usaha dalam rantai industri.
Direktur Utama Sabre Indonesia Arsena Permasadhie mengatakan kolaborasi dengan DOKU menjadi bagian dari transformasi layanan perusahaan untuk menyesuaikan kebutuhan mitra dan perkembangan industri perjalanan.
"Transformasi bagi kami bukan hanya tentang menghadirkan teknologi, tetapi tentang bagaimana teknologi tersebut dapat semakin memudahkan mitra dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya," kata Arsena.
Menurut Arsena, Sabre selama ini menghubungkan maskapai, hotel, penyedia transportasi, dan berbagai channel distribusi melalui satu ekosistem. Integrasi dengan DOKU melengkapi ekosistem tersebut melalui sisi pembayaran.
Dengan integrasi tersebut, travel agent memiliki lebih banyak pilihan dalam melakukan transaksi sekaligus dapat mengelola aktivitas bisnis secara lebih efisien.
Arsena mengatakan Sabre Indonesia juga ingin memperluas perannya dari penyedia teknologi distribusi menjadi mitra strategis bagi pelaku industri perjalanan.
"Semakin mudah mereka terkoneksi, bertransaksi, dan melayani pelanggan, semakin besar pula peluang bagi ekosistem perjalanan Indonesia untuk tumbuh bersama," ujarnya.
Penandatanganan perjanjian kerja sama DOKU dan Sabre Indonesia menjadi tahap awal dari kolaborasi kedua perusahaan. Selanjutnya, keduanya akan mempersiapkan proses integrasi dan kebutuhan operasional sebelum Deposit System dapat digunakan oleh jaringan partner travel agent Sabre di Indonesia.
Ke depan, DOKU dan Sabre Indonesia membuka peluang memperluas kerja sama seiring dengan berkembangnya kebutuhan pembayaran dan transaksi digital di industri perjalanan Indonesia.