LandX kembali memimpin dalam penghimpunan dana yang tersalurkan di April 2021 dengan total funding Rp15 miliar. Salah satu perusahaan yang dirilis pada bulan tersebut juga mencetak rekor di LandX dan kategori ECF Indonesia secara umum sebagai dana terkumpul yang tertinggi yakni sebesar Rp10 miliar.
Co-Founder sekaligus COO LandX Romario Sumargo mengatakan, keberhasilan ini merupakan kerja keras dari tim LandX dalam menaikkan kepercayaan para investor LandX, serta kejelian dari seleksi ketat dalam pemilihan perusahaan UKM yang melakukan listing di LandX.
"Pencapaian ini merupakan kerja kolektif tim LandX dalam membangun kepercayaan para investor LandX serta bagaimana kami melakukan proses seleksi perusahaan UKM yang menawarkan proposal bisnisnya untuk dirilis," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 6 Mei 2021.
Saat ini sudah ada 200 lebih perusahaan UKM yang menawarkan untuk di listing sejak LandX resmi terdaftar Desember 2020 lalu. Namun dengan seleksi yang ketat, hanya 12 perusahaan UKM yang berhasil mendapatkan dana yang terhimpun di LandX.
"Kami memang fokus mencari perusahaan UKM yang memiliki integritas, perusahaan sehat dan profitable, sehingga dapat menumbuhkan rasa percaya diri para investor LandX, terbukti dalam waktu yang relatif singkat, jumlah investor atau user yang terdaftar sudah mencapai 35 ribu orang dengan rata-rata nilai yang diinvestasikan sekitar Rp10 juta," ungkapnya.
Dua perusahaan yang berhasil menghimpun dana di LandX yakni perusahaan F&B PT Bangun Bisnis Bersama dengan Rp10 miliar dan perusahaan outsourcing PT Solusi Indonesia Anugerah Perkasa dengan Rp5,4 miliar hanya dalam 84 menit dan 124 menit atau yang tercepat di kategori ECF.
"Jika sebelumnya kita telah merilis perusahaan cloud kitchen dan pabrik pupuk batubara, pada kuartal I 2021 ini kami melihat adanya potensi untuk membuka peluang lapangan kerja dan mendongkrak perusahaan UKM Indonesia, seperti yang di digalakkan oleh pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi UKM," jelas dia.
Tahun ini, LandX menargetkan untuk menjadi yang terdepan di kategori ECF Indonesia dengan capaian Rp180 miliar dari dana yang disalurkan untuk perusahaan UKM. Upaya ini dilakukan sebelum naik tingkat menjadi Security Crowdfunding yang rencananya pada Maret tahun depan.
"Kami akan berupaya untuk mempertahankan performa LandX dengan merilis perusahaan yang kredibel sehingga para investor LandX merasa aman dan nyaman melakukan investasi via LandX. Target kami di tahun 2021 ini merilis 30 hingga 50 perusahaan UKM dengan total himpunan dana mencapai Rp180 miliar," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News