Sejalan dengan tren tersebut, perusahaan penyedia solusi e-commerce Sirclo mencatat lonjakan signifikan dalam aktivitas belanja online sepanjang 2025. Volume pesanan bahkan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, di balik peluang besar tersebut, industri e-commerce juga menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Mulai dari dinamika ekonomi global hingga perubahan perilaku konsumen yang semakin adaptif terhadap kanal digital.
Founder dan CEO Sirclo, Brian Marshal, menilai kemampuan membaca arah pasar menjadi faktor krusial untuk menjaga pertumbuhan bisnis.
“Memasuki 2026, kami memfokuskan kapabilitas pada solusi yang relevan bagi enterprise brand, mulai dari ekspansi segmen konsumen hingga pendekatan interaksi digital yang terus berkembang,” ujarnya dalam keteranganya.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Sirclo memperkuat layanan berbasis end-to-end melalui Sirclo Commerce. Solusi ini dirancang untuk membantu brand tidak hanya hadir di kanal digital, tetapi juga mengelola operasional, pemasaran, hingga analisis bisnis secara terintegrasi.
Sirclo Commerce dibangun di atas enam pilar utama, yakni pengelolaan akun, strategi pemasaran, analitik data, produksi konten, layanan pelanggan, serta pergudangan dan pemenuhan pesanan.Selain itu, perusahaan juga menghadirkan sejumlah layanan tambahan yang lebih spesifik.
Di antaranya Sirclo Multi-Origin untuk memperluas jaringan distribusi melalui mitra lokal, Sirclo StreamLab untuk memperkuat strategi pemasaran digital, hingga Sirclo Cross Border yang membuka akses bagi brand global masuk ke pasar Indonesia.
Tak hanya itu, Sirclo juga mengandalkan Sirclo Insights sebagai basis pengambilan keputusan berbasis data bagi para kliennya.
Kolaborasi Dorong Kinerja Brand
Strategi ini mulai menunjukkan hasil melalui sejumlah kolaborasi dengan brand. Natasha Skincare dan Kalbe Nutritionals menjadi contoh bagaimana solusi Sirclo diterapkan dalam pengembangan bisnis digital.Head of E-Commerce, Pesona Natasha Gemilang (Natasha Skincare) Yudithia Anggraini, mengatakan kapabilitas yang dihadirkan Sirclo membantu dalam mengelola bisnis digital secara lebih optimal, mulai dari operasional kanal penjualan hingga pengalaman konsumen di ranah digital.
Hasilnya, jumlah pesanan perusahaan meningkat hampir tiga kali lipat pada kuartal pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Head of E-Commerce, Kalbe Nutritionals, Jenny Novina Tobing, menuturkan kolaborasi ini membantu menerjemahkan kebutuhan konsumen di luar Jabodetabek hingga mengalami peningkatan jumlah pesanan hingga 30%.
Sirclo memandang ekosistem digital commerce Indonesia masih menyimpan potensi besar. Dengan strategi yang lebih terarah, perusahaan optimistis dapat menjadi mitra utama bagi brand dalam menghadapi transformasi digital.
“Kami ingin menjadi bagian dari pertumbuhan brand hari ini sekaligus masa depan,” kata Brian.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, pendekatan berbasis data dan integrasi layanan dinilai menjadi kunci bagi brand untuk tetap relevan dan kompetitif di era ekonomi digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News