Ilustrasi merger Gojek dan Tokopedia (GoTo)  - - Foto: dok Tokopedia
Ilustrasi merger Gojek dan Tokopedia (GoTo) - - Foto: dok Tokopedia

Sengketa Merek GoTo, PT Terbit Ladeni Langkah Hukum Gojek dan Tokopedia

Ekonomi tokopedia gojek start up technology GoTo
Rahmatul Fajri • 17 November 2021 15:14
Jakarta: PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) menganggap PT Terbit Financial Technology berupaya menghambat laju pergerakan bisnis terkait sengketa penggunaan nama GoTo.
 
Pihak Gojek dan Tokopedia pun menyatakan akan menempuh jalur hukum setelah dilaporkan oleh PT Terbit. Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum PT Terbit Alfons Loemau menegaskan siap meladeni langkah hukum yang ditempuh Gojek dan Tokopedia.
 
"Upaya tersebut seharusnya patut ditempuh untuk melindungi kliennya, selain dari tuntutan menggunakan merek secara melanggar hukum," kata Alfons kepada wartawan dikutip Rabu, 17 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Alfons menyanggah tudingan pihak Gojek dan Tokopedia terhadap kliennya. Ia menganggap tudingan itu hanya bagian keadaan palsu yang tidak sesuai fakta.
 
"Lantaran dari kata-kata bohong tersebut kemudian investor percaya pada kondisi yang digambarkan oleh pihak Gojek dan Tokopedia, sehingga investor bersedia menggelontorkan sejumlah dana yang nilainya terbilang cukup fantastis ke dalam konstruksi usaha Gojek dan Tokopedia dalam tahap pra-IPO," imbuhnya.
 
Alfons menyampaikan PT Terbit merupakan pemilik sah merek GOTO pada kelas 42 sebagaimana sertifikat merek dengan Nomor IDM000858218 sejak 10 Maret 2020 sampai dengan 10 Maret 2030. Perlindungan merek tersebut dikeluarkan oleh otoritas negara RI yaitu kementerian hukum dan HAM Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual RI. Sedangkan, kata Alfons, Gojek dan Tokopedia baru merger pada pertengahan 2021, lalu memakai merek GoTo. Nama yang menyerupai produk milik kliennya.
 
"Terlihat jelas bahwa apa yang disampaikan oleh pihak Gojek dan Tokopedia semata-mata hanyalah upaya tersebut menggiring opini untuk membenarkan dan menjustifikasi bahwa merek dagang GOTO adalah merupakan merek dagang yang diusung adanya merger perusahaan Gojek dan Tokopedia," jelas Alfons.
 
Diketahui, kuasa hukum Gojek, Juniver Girsang menyatakan akan menempuh jalur hukum dalam sengketa merek GoTo. Dia menilai PT Terbit telah berupaya menghambat kemajuan Gojek dan Tokopedia. Juniver menyebut kliennya memiliki hak penuh atas merek GoTo.
 
"Ekstremnya, tanpa alas hak, Terbit Financial Technology juga melarang klien kami menggunakan merek goto atau goto financial untuk alasan dan keperluan apapun juga," kata Juniver.
 
Juniver mengungkapkan kliennya memiliki hak penuh untuk menggunakan merek GoTo dalam kelas barang dan jasa nomor 9, 36, dan 39. "Jadi tidak benar bila ada pihak lain yang mengaku sebagai satu-satunya pemilik merek GOTO," tegasnya.
 
Sebelumnya, PT Terbit Financial Technology melaporkan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek dan PT Tokopedia ke Polda Metro Jaya. Laporan ini terkait penggunaan nama GoTo yang diduga memiliki kesamaan dengan produk milik pelapor.
 
Laporan ini diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/5083/X/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 13 Oktober 2021. Adapun terlapornya yakni PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, PT Tokopedia, beserta para CEO perusahan tersebut.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif