Lippo Karawaci Cetak Laba Rp1,14 Triliun
Proyek Lippo Group. MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyatakan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk selama enam bulan pertama di 2018 sebesar Rp1,14 triliun.  Laba perusahaan properti ini naik 113 persen dari capaian enam bulanan di tahun 2017 yang sebesar Rp487,3 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 24 Oktober 2018, laba tersebut didapatkan karena adanya peningkatan pendapatan bersih dari Rp4,91 triliun menjadi Rp5,49 triliun atau meningkat 13 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan terbesar diperoleh dari divisi bisnis Healthcare sebesar Rp 2,8 triliun kemudian disusul Pendapatan divisi usaha Residential & Urban Development meningkat sebesar 17 persen yoy menjadi Rp1,8 triliun dari Rp1,6 triliun.

"Kinerja perseroan pada semester I-2018 mencerminkan fokus kami pada efisiensi operasional di saat pasar properti sedang lesu. Kami tetap optimis terhadap fundamental pasar properti Indonesia jangka panjang dan tetap fokus pada penciptaan nilai perseroan yang berkelanjutan di tahun tahun mendatang,” kata Presiden Direktur LPKR, Ketut Budi Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Rabu 24 Oktober 2018.

Sementara dari sisi liabilitas, kode emiten LPKR ini mencatat penurunan liabilitas yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan Desember 2017. Liabilitas jangka pendek turun dari Rp8,74 triliun di Desember 2017 menjadi Rp7,78 triliun pada semester I-2018. Sedangkan liabilitas jangka panjang tercatat Rp18,01 triliun dari sebelumnya Rp18,16 triliun.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id