Ilustrasi. Foto: Medcom/Angga.
Ilustrasi. Foto: Medcom/Angga.

Baru IPO, Emiten DRMA Tebar Dividen Rp120 Miliar

Ekonomi otomotif RUPST BEI ipo industri manufaktur
Husen Miftahudin • 21 April 2022 20:55
Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) memutuskan untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar Rp120 miliar. Pembagian dividen yang dilakukan emiten manufaktur komponen otomotif tersebut setara 40 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 2021 yang tercatat sebesar Rp301 miliar.
 
"Aksi ini merupakan kali pertama yang dilakukan perseroan setelah sebelumnya resmi tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 20 Desember 2021," ucap Presiden Direktur DRMA Irianto Santoso dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 21 April 2022.
 
Sepanjang 2021, DRMA berhasil menguatkan posisi keuangannya. Hal ini dilihat dari normalisasi laba bersih (setelah dikurangi laba penjualan aset tanah di Balaraja senilai Rp93 miliar) yang meningkat lebih dari 26 kali lipat dari pencapaian laba bersih perseroan di akhir 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebelumnya DRMA telah membagikan dividen interim sebesar Rp50 miliar kepada para pemegang saham pada tanggal 15 November 2021," tuturnya.
 
Sementara itu, untuk kuartal I-2022, DRMA terus melanjutkan performa positif seiring masuknya permintaan produk-produk baru terutama peningkatan komponen untuk kendaraan roda empat. Adapun kontribusi pendapatan dari segmen kendaraan roda empat meningkat sebesar 27,58 persen dibandingkan kontribusi tahun sebelumnya sebesar 20,39 persen.
 
DRMA juga berhasil membukukan penjualan bersih senilai Rp915,8 miliar sepanjang kuartal pertama tahun ini. Pencapaian tersebut tumbuh 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp675,6 miliar.
 
Sepanjang Januari hingga Maret tahun ini, DRMA juga mencatat laba bersih tahun berjalan sebesar Rp116,9 miliar. Angka tersebut melonjak 119 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau sebesar Rp53,4 miliar.
 
"Di samping itu, DRMA tercatat memiliki laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp115,9 miliar, naik 122 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp52,2 miliar," pungkas Irianto.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif