Ilustrasi. MI/ATET DWI PRAMADIA
Ilustrasi. MI/ATET DWI PRAMADIA

Akhir Pekan, Rupiah Perkasa di Rp14.130/USD

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 11 Oktober 2019 09:01
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat akhir pekan terpantau menguat dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.150 per USD. Mata uang Garuda berhasil meredam keperkasaan mata uang Paman Sam di tengah negosiasi dagang antara AS-Tiongkok.
 
Mengutip Bloomberg, Jumat, 11 Oktober 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka melonjak ke Rp14.130 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.126 hingga Rp14.130 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.922 per USD.
 
Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB) di tengah penguatan poundsterling Inggris. Hal itu karena harapan meningkat bahwa kesepakatan Brexit dapat diselamatkan setelah pertemuan antara para pemimpin Inggris dan Irlandia di Liverpool.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,42 persen jadi 98,7074 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan di New York, euro meningkat menjadi USD1,1005 dari USD1,0974 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2444 dari USD1,2211 di sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia naik menjadi USD0,6761 dibandingkan dengan USD0,6726. Dolar AS dibeli 107,91 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 107,54 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9967 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9959 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3297 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3330 dolar Kanada.
 
Setelah tiga jam pembicaraan intensif, Pemimpin Irlandia Leo Varadkar di Bandara Liverpool John Lennon mengatakan adalah mungkin bagi Inggris dan Uni Eropa (UE) untuk datang ke sebuah perjanjian dengan batas waktu 31 Oktober.
 
"Adalah mungkin untuk mencapai kesepakatan untuk memiliki perjanjian yang disetujui untuk mengizinkan Inggris meninggalkan Uni Eropa secara teratur dan melakukan itu pada akhir Oktober," katanya, seraya mengingatkan bahwa masih ada masalah di antara kedua belah pihak yang perlu diselesaikan.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat melonjak pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), di tengah putaran baru pembicaraan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS). Negosiasi dagang ini menjadi penting bagi kedua negara dengan harapan mencapai kata sepakat yang nantinya bisa menghentikan perang dagang.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 150,66 poin atau 0,57 persen menjadi 26.496,67. Sedangkan S&P 500 meningkat sebanyak 18,73 poin atau 0,64 persen menjadi 2.938,13. Sementara indeks Komposit Nasdaq naik 47,04 poin, atau 0,60 persen, menjadi 7.950,78.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif