Wilayah operasi Eagle High Plantation -- FOTO: Dokumentasi Eagle High Plantation
Wilayah operasi Eagle High Plantation -- FOTO: Dokumentasi Eagle High Plantation

BW Plantation Resmi 'Ganti Baju' Jadi Eagle High Plantation

Ade Hapsari Lestarini • 04 Februari 2015 16:26
medcom.id, Jakarta: PT BW Plantation Tbk (BWPT) mengubah nama perseroan menjadi PT Eagle High Plantations Tbk. Persetujuan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
 
Demikian seperti disampaikan Direktur & Corporate Secretary BWPT, Kelik Irwantono, dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/2/2015).
 
Perubahan nama perseroan yang bergerak di bidang industri minyak kasar (minyak makan) dari nabati dan hewani ini telah disepakati dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan pada 27 November 2014.

Adapun saat ini modal dasar yang dimiliki perseroan sebesar Rp5 triliun dengan modal ditempatkan sebesar Rp3,15 triliun. Kepemilikan saham terbesar kedua dipegang oleh masyarakat berupa badan hukum sebesar 10.854.839.654 lembar saham senilai Rp1,086 triliun.
 
Sedangkan kepemilikan saham yang dipegang oleh PT. Rajawali Capital International yang berupa badan hukum memiliki sebanyak 20.660.451.346 lembar saham senilai Rp2,06 triliun.
 
Sekadar informasi, perseroan adalah sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia dengan kegiatan usaha utama dalam pengembangan, budidaya, dan pemanenan Tandan Buah Segar (TBS) serta penggalian Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel dari TBS.
 
Mengutip laman perseroan, dalam menjalankan kegiatan usahanya, perseroan menekankan pada pelestarian lingkungan, keselamatan, kualitas unggul, dan penerapan teknologi tinggi yang didukung oleh para profesional yang terampil dan berpengalaman.
 
Hal ini sesuai dengan komitmen perseroan untuk menjadi perusahaan perkebunan kelapa sawit yang dinamis berdasarkan integritas untuk memberikan hasil terbaik bagi pemegang saham dan masyarakat di sekitar perkebunan tersebut.
 
Melalui anak perusahaannya, Eagle High Plantations memiliki hak terhadap 89.468 hektare (ha) lahan yang tersebar di sembilan perkebunan kelapa sawit. Semua aset tersebut terletak di Kalimantan.
 
Pada 27 Oktober 2009, perseroan melakukan Initial Public Offering (IPO) dengan menyebar 897.000.840 lembar saham baru seharga Rp550 di Bursa Efek Indonesia (BEI). EHPT juga menerbitkan Obligasi I BW Plantation dengan nilai nominal sebesar Rp700 miliar. Obligasi tersebut memiliki tingkat bunga tetap per tahun sebesar 10,675 persen dan akan jatuh tempo pada 16 November 2015.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan