ICDX Optimistis Ada peningkatan Transaksi di 2019

Nia Deviyana 28 November 2018 09:03 WIB
ICDX
ICDX Optimistis Ada peningkatan Transaksi di 2019
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id)
Jakarta: 2019 dinilai sebagai tahun yang penuh tantangan di tengah ketidakpastian ekonomi. Meski demikian, jumlah transaksi perdagangan berjangka justru ditaksir akan semakin tinggi.

"2019 kondisi ekonomi kita prediksinya masih terus bergejolak. Tapi dengan ketidakpastian ini jadi menarik untuk transaksi. Kalau flat aja justru enggak menarik," kata Direktur Utama Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Megain Widjaja usai Diskusi Nasional Perdagangan Berjangka di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa, 27 November 2018.

Untuk tahun depan, ICDX akan fokus pada produk baru mereka, GOFX. Produk yang diresmikan Oktober lalu ini terdiri dari gold (emas), crude oil (minyak mentah), dan forex (mata uang asing).

"GOFX ini exchange-traded spot forex pertama di ASEAN dan kedua di dunia. Nah yang menarik, produk ini multilateral, terjadi di dalam bursa," tambah Megain.

Megain menjamin GOFX aman karena telah diawasi lembaga kliring Indonesia Clearing House (ICH) dan Bappebti. Selain itu, kontraknya juga lebih murah ketimbang kontrak komoditas di bursa berjangka lainnya.

Adapun nilai setiap kontrak dipatok USD10 ribu, lebih murah dibandingkan kontrak di bursa komoditas luar yang nilainya bisa mencapai USD100 ribu per kontrak.

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id