Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Dhoni Setiawan)
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Dhoni Setiawan)

Semen Indonesia Berencana Terbitkan Obligasi di 2017

Dian Ihsan Siregar • 10 Juni 2016 20:09
medcom.id, Jakarta: PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) berencana menerbitkan obligasi di 2017. Dana obligasi tersebut diperuntukkan menambah belanja modal perseroan. Meski ada rencana untuk menerbitkan obligasi di tahun depan, tapi perseroan belum bisa memutuskan nilai obligasi yang akan ditawarkan ke publik.
 
"‎Kami akan menjajaki di tahun depan karena harus ada persiapan, akhir Desember akan kami siapkan untuk penerbitan obligasi di 2017. Tapi, kami saat ini belum bisa paparkan angka obligasinya," jelas‎ Direktur Keuangan Semen Indonesia Darmawan Junaidi, di Kantor Semen Indonesia, The East Tower Lantai 18, Jakarta, Jumat (10/6/2016).
 
Meski belum menyebutkan nilai obligasi yang akan dikeluarkan, Darmawan menekankan paling tidak tergantung dari kebutuhan perusahaan di tahun depan.

Pada tahun ini, Semen Indonesia menganggarkan dana belanja modal (capex) 20-25 persen dari total pendapatan Rp26,94 triliun. Artinya, perseroan akan menganggarkan dana capex sebesar Rp5,38 triliun-Rp6,73 triliun. Setidaknya hingga kuartal I-2016, perseroan sudah menghabiskan 22 persen dana investasi dari total capex hingga akhir 2016.
 
Direktur Utama Semen Indonesia Rizkan Chandra menambahkan,‎ sumber dana capex di tahun ini didatangkan dari kas internal dan pinjaman perbankan. "Ini agar kami mendapatkan sumber pendanaan yang paling efisien di tahun ini," tegas Rizkan.
 
‎Pada tahun ini, sambung Rizkan, perusahaan sedang berusaha menyelesaikan pembangunan pembangkit listrik yang memanfaatkan gas buang atau Waste Heat Recovery Power Generation (WHPRG) di Tuban sebesar 30,6 megawatt (mw). Pengerjaan WHPRG sudah mencapai 75 persen sampai saat ini, perseroan yakin bisa menyelesaikan pengerjaan power plan tersebut hingga akhir 2016.
 
"Tidak hanya itu kami pun sedang membangun pabrik Semen di Indarung dan Rembang yang kapasitasnya masing-masing mencapai tiga juta ton per tahun. Perusahaan juga sedang bangun pabrik Semen di Aceh, sekarang ini masih dalam tahap pengerjaan," tutup Rizkan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan