Jakarta: PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menawarkan surat utang global (global bond) sebesar USD350 juta dengan tingkat suku bunga 4,25 persen yang akan jatuh tempo pada 2025. Surat utang itu akan dicatatkan pada Bursa Efek Singapura.
Sekretaris Perusahaan Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman Santoso mengatakan surat utang yang akan jatuh tempo pada 2025 tersebut belum diberikan peringkat dan akan menjadi kewajiban umum yang tidak dijamin perseroan. Penawaran surat utang akan ditutup pada 21 Januari 2020.
"Jumlah bersih yang akan diterima perseroan sekitar USD345,1 juta. Jumlah ini setelah dikurangi dengan biaya penjaminan emisi dan komisi, serta perkiraan biaya dan pengeluaran lainnya yang terkait dengan penerbitan," kata Helmy dalam keterangan tertulisnya.
Sesuai rencana, dana hasil emisi obligasi akan digunakan untuk membayar seluruh saldo terutang dan fasilitas revolving senilai USD300 juta atau disebut fasilitas B.
Perseroan juga akan membayar sebagian saldo terutang dari fasilitas pinjaman revolving senilai USD200 juta yang merupakan revolving loan fund (RLF) 2017.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan