NEWSTICKER
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI

Virus Korona Kian Mengkhawatirkan, IHSG Pagi Meredup

Ekonomi ihsg Virus Korona
Angga Bratadharma • 27 Februari 2020 09:07
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis pagi terpental ke zona merah cukup dalam dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi 5.807. IHSG tidak mampu bertahan menahan katalis negatif dari eksternal yang salah satunya terkait meningkatnya ketakutan virus korona yang mulai menyebar di luar Tiongkok.
 
IHSG Kamis, 27 Februari 2020, perdagangan pagi dibuka tertekan sebanyak 126,61 poin atau setara 2,2 persen ke posisi 5.680. Sedangkan LQ45 terlihat melemah sebanyak 21,40 poin atau setara 2,3 persen ke posisi 920 dan JII melemah sebanyak 21,13 poin atau setara 3,4 persen ke posisi 593.
 
Pagi ini seluruh sektor kompak terjebak di zona merah. Sektor konsumer melemah sebanyak 126,61 poin, sektor manufaktur minus sebanyak 46,30 poin, sektor pertambangan melemah 29,27 poin, sektor infrastruktur turun sebanyak 22,83 poin, dan sektor perdagangan turunn 7,15 poin.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 53 juta lembar saham senilai Rp60,9 miliar. Sebanyak 53 saham terlihat menanjak, 47 saham melemah, 119 saham tidak berubah, dan 576 saham tidak mengalami pergerakan.
 
Sementara itu, saham-saham di Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Kondisi itu terjadi karena investor mencerna data ekonomi terbaru di tengah kekhawatiran dampak ekonomi dari virus korona yang menyebar lebih jauh ke seluruh dunia.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 123,77 poin atau 0,46 persen menjadi 26.957,59 poin. Indeks S&P 500 berkurang 11,82 poin atau 0,38 persen menjadi 3.116,39 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 15,16 poin atau 0,17 persen menjadi 8.980,77 poin.
 
Sebagian besar dari 30 perusahaan komponen Dow ditutup di wilayah merah, dengan Walt Disney dan Chevron masing-masing merosot 4,83 persen dan 2,67 persen, memimpin kerugian. Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan energi dan utilitas masing-masing turun 2,97 persen dan 0,97 persen, dua sektor dengan kerugian teratas.
 
Kasus-kasus virus korona menyebar di Eropa dan sekitarnya pada Rabu waktu setempat, dengan Amerika Latin mengonfirmasikan pasien pertamanya ketika dunia berjuang untuk mengatasi epidemi yang telah menewaskan ribuan orang di seluruh dunia.
 
Sementara itu di Timur Tengah, virus tersebut telah merenggut 19 nyawa di Iran -penghitungan tertinggi di luar Tiongkok- dengan 139 terinfeksi. Pakistan juga mendeteksi dua kasus pertamanya pada Rabu waktu setempat, beberapa hari setelah menutup perbatasannya dengan Iran, yang juga muncul sebagai hotspot utama virus korona.

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif