Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Adira Finance Bukukan Laba Rp1,82 Triliun

Ekonomi adira dinamika multifinance
Angga Bratadharma • 15 Februari 2019 18:14
Jakarta: PT Adira Dinamika Multifinance Tbk atau Adira Finance membukukan laba bersih sebesar Rp1,82 triliun di 2018 atau naik 29 persen dibandingkan 2017. Secara keseluruhan, laba bersih yang lebih tinggi didorong oleh kenaikan pendapatan bunga sebanyak 12 persen menjadi sebesar Rp10,9 triliun.
 
Direktur Keuangan Adira Finance Dewa Made Susila mengatakan beban bunga hanya tumbuh sebanyak tiga persen. Oleh karena itu, pendapatan bunga bersih meningkat sebesar 19 persen menjadi Rp6,7 triliun di mana memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan profitabilitas secara keseluruhan.
 
Selain itu, tambah Made, biaya operasi naik menjadi Rp3,4 triliun, terutama didorong oleh kenaikan gaji dan tunjangan dengan penyesuaian upah minimum regional, penyesuaian gaji tahunan serta pelatihan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Meski kami telah mencatatkan pertumbuhan pembiayaan baru sebanyak 17 persen di 2018, kami terus melakukan upaya yang intensif dalam melakukan penyaluran kredit yang pruden untuk menjaga kualitas aset," kata Made, di Jakarta, Jumat, 15 Februari 2019.
 
NPL berada pada posisi 1,7 persen untuk 2018. Biaya kredit secara konsolidasi, termasuk piutang pembiayaan bersama adalah sebesar 5,1 persen dari total piutang yang dikelola pada 2018. Adapun Adira Finance meningkatkan total pinjaman sebesar 4,6 persen menjadi Rp22,0 triliun untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
 
"Pinjaman bank meningkat 12 persen (yoy) didorong oleh pinjaman luar negeri. Selama 2018, perusahaan telah menerbitkan obligasi sebesar Rp3,89 triliun dan sukuk mudharabah sebesar Rp490 miliar. Rasio keseluruhan antara pinjaman bank dan obligasi adalah 54:46. Total ekuitas mencapai Rp7,0 triliun dan rasio gearing 3,1 kali untuk akhir 2018," kata Made.
 
Di sisi lain, President Direktur Adira Finance Hafid Hadeli menambahkan, Adira Finance puas dengan hasil peringkat internasional yang baru diterima yaitu "BBB" with Stable Outlook (investment grade) dari Fitch International Agency. Peringkat ini menunjukkan posisi pasar Adira Finance yang kuat.
 
"Termasuk kinerja keuangan yang kokoh, dan dukungan kuat dari pemegang saham langsung yaitu Bank Danamon Indonesia serta Grup MUFG Japan," pungkas Hafid.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif