Manajemen PT Graha Andrasentra Propertindo bersama Direktur Utama BEI Tito Sulistio (tengah). (FOTO: MTVN/Dian Ihsan Siregar)
Manajemen PT Graha Andrasentra Propertindo bersama Direktur Utama BEI Tito Sulistio (tengah). (FOTO: MTVN/Dian Ihsan Siregar)

Bangun Hotel & Theme Park, Emiten JGLE Rogoh Rp500 Miliar

Ekonomi graha andrasentra propertindo
Dian Ihsan Siregar • 29 Juni 2016 12:58
medcom.id, Jakarta: P‎T Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) berencana meningkatkan bisnis di tahun ini dengan ekspansi mengembangkan hotel dan taman rekreasi (theme park). Dana yang dialokasikan untuk pengembangan bisnis perseroan mencapai Rp500 miliar.

Direktur Utama Graha Andrasentra Propertindo, Agus J Alwie mengungkapkan pengembangan bisnis yang akan dijalankan perseroan seperti membangun hotel dan taman rekreasi di Bogor, Malang, Surabaya, dan Medan. Pembangunan tersebut diperkirakan selesai pada 2017 atau 2018.

"Nanti ada hotel, condotel, dan theme park. Satu theme park Rp70 miliar-Rp200 miliar, itu sudah termasuk hotel. Theme park cuma Rp70 miliar," ungkap Agus, ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu (29/6/2016).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Dia menambahkan, dana capex tersebut akan didapatkan dari beberapa sumber seperti dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) di pasar modal Indonesia, kas internal, dan pinjaman perbankan. Adapun dana dari hasil melantai di bursa diprediksi bakal meraih dana segar sebesar Rp322 miliar. "Dari hasil IPO kita dapatkan Rp300 miliar, sisanya dari bank, dan internal kas untuk menjalankan bisnis di tahun ini," papar Agus.

Menurutnya, ekspansi bisnis yang dilakukan perseroan dilakukan demi meningkatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10 persen. Artinya, perseroan bisa mencetak pendapatan sebesar Rp403,07 miliar di tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp366,43 miliar.

Di sisi lain, perseroan tidak akan banyak melakukan promosi terhadap kegiatan-kegiatan yang dimiliki karena saat ini seluruh sektor industri tercatat sedang menurun. "Semua industri kan menurun, jadi banyak strategi promosi yang akan kita lakukan," jelas Agus.


(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi