Ilustrasi -- FOTO: Antara/ANDIKA WAHYU
Ilustrasi -- FOTO: Antara/ANDIKA WAHYU

Sampoerna Lepas 269,72 Juta Saham di Harga Rp77.000

Ekonomi sampoerna
Dian Ihsan Siregar • 09 Oktober 2015 13:14
medcom.id, Jakarta: PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) bakal menjalankan penawaran umum terbatas (PUT) dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias right issue sebanyak 269.723.076 saham dengan harga penawaran sebesar Rp77.000 per saham.
 
"Dengan right issue 26.723.076 saham di harga Rp77.000 per saham. Maka dana segar yang bisa diperoleh kami Rp20,76 triliun," ucap Presiden Direktur HM Sampoerna Paul Norman Janelle‎, ketika ditemui usai acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) HM Sampoerna di One Pacific Place SCBD Sudirman, Jakarta, Jumat (9/10/2015).
 
Dia menjelaskan, langkah right issue tersebut sudah disetujui oleh pemegang saham.‎ Transaksi ini akan menjadi salah satu penawaran saham terbesar dalam beberapa tahun terakhir, tidak hanya di Indonesia, melainkan juga di seluruh Asia Tenggara. Hal ini menggarisbawahi kepercayaan perseroan terhadap Indonesia dan prospek jangka panjang negara ini.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berkomitmen untuk mendukung pembangunan ekonomi Indonesia, dengan meningkatkan investasi Sampoerna, serta memenuhi peraturan Bursa Efek Indonesia yang berlaku bagi perusahaan terbuka," ungkap Paul.
 
Right issue perseroan, menurut dia, telah menarik investor dalam maupun luar negeri, terutama dengan modal dari investor luar negeri yang kemudian dikonversi menjadi arus masuk mata uang asing ke dalam negeri, yang tentunya menunjukan kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia dan juga pasar saham.
 
"Kami mengantisipasi bahwa setelah aksi korporasi tersebut dilaksanakan agar Sampoerna dapat menjadi bagian dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sehingga semakin memperkuat indeks itu sendiri dan meningkatkan nilainya‎," jelas dia.
 
Hasil dari dana right issue, sambung Paul, seluruh dana yang diperoleh akan digunakan untuk keperluan modal kerja termasuk pembayaran sebagian fasilitas pinjaman modal kerja. Setelah right issue ini, tambah Paul, ‎PT Philip Moris Indonesia (PMI) akan memiliki 92,5 persen dari saham Sampoerna yang telah dikeluarkan dan beredar, sisanya 7,5 persen saham akan dimiliki oleh publik.
 
Sebagai informasi, right issue ini dilakukan perseroan dalam rangka memenuhi persyaratan pencatatan di mana jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham bukan pengendali dan bukan pemegang saham utama paling sedikit 50 juta saham atau 7,5 persen dari jumlah saham dalam modal disetor paling lambat 30 Januari 2016.
 
Philip Moris Indonesia sebagai pemegang saham utama perseroan telah menyatakan untuk melaksanakan haknya dalam right issue. Saat ini, total saham yang dimiliki PMI melalui PMID di Sampoerna sebesar 98,18 persen.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif