Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

BBM Sudah Turun Berkali-kali, Unilever Belum Turunkan Harga Produk

Ekonomi unilever indonesia
Dian Ihsan Siregar • 10 Mei 2016 18:29
medcom.id, Jakarta: ‎Harga bahan bakar minyak (BBM) sudah mengalami penurunan hingga berkali-kali. Meski demikian, emiten consumer goods, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) belum menurunkan harga jual produknya ke masyarakat.
 
‎Menurut Governance and Corporate Affairs Director & Corporate Secretary Unilever Indonesia, Sancoyo Antarikso‎, dalam memperhitungkan harga harus melihat dari berbagai sisi. Sehingga, perusahaan tidak serta merta bisa menurunkan atau menaikkan harga produk yang akan dijual ke masyarakat.
 
‎"Kita terus monitor dari berbagai sisi. Kita lihat pergerakan rupiah. Pergerakan harga CPO dan banyak lagi. Jadi banyak faktor yang harus kita perhitungkan untuk memperhitungkan harga jual," urai Sancoyo, ditemui dalam acara bincang-bincang media dengan tema 'Unilever Indonesia Peroleh Sistem Jaminan Halal untuk Pabrik dan Produk', di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (10/5/2016).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


‎Perusahaan, urai Sancoyo, telah menaikkan harga rata-rata semua produknya sebesar 1,7 persen di Februari 2016. Maka dari itu, perusahaan sangat berhati-hati dalam menentukan harga di pasar.
 
"Untuk strategi harga kami harus hati-hati. Kita harus hitung antara adorable dan provitability. Karena kita sudah menaikkan harga di Februari sebesar 1,7 persen," ‎tegas Sancoyo.
 
Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) telah menurunkan harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex, dan Pertalite sebesar Rp200 per liter seiring dengan tren penurunan harga minyak mentah dunia.
 
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan penetapan BBM tersebut merupakan kebijakan korporasi Pertamina di mana kajian dilakukan secara berkala. Setelah pada pertengahan Maret lalu Pertamina menurunkan harga jenis BBM tersebut sebesar Rp200 per liter, terhitung mulai pukul 00.00 WIB pada 30 Maret 2016 Pertamina kembali menurunkan harga sebesar Rp200 per liter.
 
Hingga saat ini, Pertamina telah menurunkan harga sebesar Rp400 per liter. Dengan penurunan harga tersebut diharapkan masyarakat konsumen dapat menikmati berkendara dengan BBM yang memiliki kualitas sesuai mesin kendaraannya.
 
Adapun, penurunan harga di Jakarta meliputi Pertamax yang semula Rp7.750 per liter turun menjadi Rp7.550 per liter, Pertamax Plus turun dari Rp8.650 per liter menjadi Rp8.450 per liter, Pertamina Dex dari semula Rp8.600 per liter menjadi Rp8.400 per liter, Pertalite turun dari Rp7.300 per liter menjadi Rp7.100 per liter. Solar/Biosolar nonsubsidi mengalami penurunan dari Rp7.150 liter menjadi Rp6.950 per liternya.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif