Illustrasi. MI/Atet.
Illustrasi. MI/Atet.

Kontrak Adhi Karya Capai Rp1,5 Triliun di Kuartal I

Ekonomi adhi karya
Annisa ayu artanti • 15 April 2019 20:52
Jakarta: PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatat capaian kontrak pada kuartal I-2019 sebesar Rp1,5 triliun. Sebagian besar kontrak tersebut berasal dari pembangunan fasilitas PT Pertamina (Persero) di Kalimantan.
 
Direktur Adhi Karya Partha Sarathi mengatakan proyek pembangunan fasilitas laboratorium perusahaan migas pelat merah tersebut sebesar Rp800 miliar.
 
"Kontrak kuartal I sekitar Rp1,5 triliun. Pertamina Rp800 miliaran. Yang paling besar Pertamina. Proyek laboratorium di Kalimantan," kata Partha di kawasan Blok M, Jakarta, Senin, 15 April 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski masih jauh dari target capaian kontrak tahunan yang sebesar Rp30 triliun, Adhi Karya yakin target akan tercapai. Partha menyebut ada beberapa proyek seperti jalan tol Solo-Jogja yang nilai investasinya besar.
 
"Tapi kan kalau ada Solo-Jogja lebih gede kan. Ada beberapa Aceh, Sigli," sebut dia.
 
Selain itu Adhi Karya juga akan mengerjakan beberapa proyek seperti jalur kereta layang alias loopline untuk lintasan kereta rel listrik komuter (KRL Commuter Line). Nilai investasi dari loopline sebesar Rp15 triliun.
 
Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto menyebutkan proyek Jakarta Loopline akan meminimalisir kemacetan yang terjadi karena persimpangan KRL.
 
"Ini proyek dalam kota Jakarta, panjangnya sekitar 24 km dan semua akan diangkat. Nilainya mencapai Rp15 triliun," kata Budi.
 
Proyek Jakarta Loopline ditargetkan akan mulai konstruksi tahun depan. Sementara untuk desain proyek diharapkan rampung pada Juli 2019.

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif