"Nilai dividen sebesar Rp1,81 triliun yang dibagikan ke pemegang saham, atau setara Rp304,91 per saham," ungkap Direktur Utama Semen Indonesia Rizkan Chandra, ditemui usai RUPST Semen Indonesia, di Hotel JW Marriot, Jakarta, Jumat (13/5/2016).
Ia menambahkan, sisa dari laba bersih yang porsinya mencapai Rp2,71 triliun nantinya akan dialokasikan sebagai laba ditahan dan cadangan. Hal itu guna meningkatkan kinerja bisnis perseroan di masa mendatang, mengingat persaingan kian mengetat.
Selain pembagian dividen, tambah Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Agung Wiharto, dalam RUPST itu para pemegang saham juga menyetujui adanya perombakan di jajaran komisaris dan jajaran di direksi.
Bangku direksi yang diganti adalah Suparni yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama SMGR. Dalam RUPST kali ini disetujui posisi direktur utama yang baru dijabat oleh Rizkan Chandra. Rizkan sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Strategi Bisnis SMGR.
Adapun nama direksi lain yang diganti adalah Darmawan Juniadi dan Budi Siswoyo. Serta memberhentikan dengan hormat Amat Pria Darma. Dengan adanya pergantian susunan Komisaris dan Direksi, maka susunan manajemen yang baru sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Mahendra Siregar.
Komisaris: Muchammad Zaidun.
Komisaris: Djamari Chaniago.
Komisaris: Marwanto Harjowiryono.
Komisaris: Hambra.
Komisaris: Wahyu Hidayat.
Komisaris: Sony Subrata.
Dewan Direksi:
Direktur Utama: Rizkan Chandra.
Direktur: Ahyanizaman.
Direktur: Gatot Kustyadji.
Direktur: Johan Samudra.
Direktur: Aunur Rosydi.
Direktur: Darmawan Junaidi M.
Direktur: Budi Siswoyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News