Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani.
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani.

Laju IHSG akan Tersendat

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 10 Desember 2019 07:06
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak terbatas dan cenderung melemah pada perdagangan hari ini. Investor tengah mempertimbangkan isu global yang terjadi pada pekan ini.
 
Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan investor melihat adanya katalis yang potensial yaitu pertemuan Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok yang akan membicarakan kesepakatan tarif baru.
 
Pertemuan antara dua negara ekonomi terbesar itu menuju negosiasi akhir dalam menangkal kenaikan tarif tahun ini. Investor pun akan mengawasi dengan cermat tanda-tanda kemajuan pembicaraan perdagangan tersebut.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya,pertemuan antara bank sentral Amerika Serikat (The Fed) dengan Bank Sentral Eropa yang akan membicarakan pelonggaran moneter lebih lanjut tersedia pada tahun depan juga menjadi salah satu faktornya.
 
"Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak terbatas cenderung melemah dengan support resistance 6.140-6.190," kata Lanjar dalam riset hariannya, Selasa, 10 Desember 2019.
 
Prediksi pelemahan indeks juga disampaikan Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper yang mengatakan akan ada potensi koreksi dalam jangka pendek.
 
Ia memprediksi hari ini IHSG akan diperdagangkan di level support 6.165-6.180 dan resistance 6.210-6.225.
 
"IHSG diprediksi melemah. Investor akan cenderung wait and see menanti keputusan suku bunga The Fed," tukas Dennies.
 
Beberapa saham yang dapat diperhatikan investor hari ini adalah PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif