Ilustrasi. FOTO: dok MI
Ilustrasi. FOTO: dok MI

Sentimen Dalam Negeri Dorong IHSG Menghijau

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 24 Januari 2020 09:20
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali melaju dan bertahan di zona hijau. Adapun kekhawatiran virus korona dari Tiongkok teredam oleh beberapa sentimen positif dalam negeri.
 
Adapun katalis positif itu, kata Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi, seperti pemberian tax holiday dari pemerintah untuk menunjang pembangunan pabrik. Efek dari pemberian insentif pajak ini dapat melipatgandakan produksi sehingga mengurangi impor negara.
 
Lalu, tambahnya, Bank indonesia (BI) juga memberikan sentimen yang cukup optimistis setelah menegaskan target pertumbuhan kredit di level 10-12 persen pada 2020. Selain itu, BI menahan suku bunga di batas lima persen sebagai tindakan mengakomodatif pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan pinjaman serta menjaga inflasi tetap di level terekendali saat ini.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara teknikal IHSG mencoba bertahan di atas level harga rata-rata 200 hari (MA200) dan mencoba menguji kembali MA20. "Kami perkirakan IHSG akan kembali bertahan pada zona hijau dengan support resistance 6.230-6.280," kata Lanjar, dalam riset hariannya, Jumat, 24 Januari 2020.
 
Di akhir pekan ini investor diprediksi mendapatkan sedikit informasi karena pasar Tiongkok libur menjelang tahun baru imlek. "Selanjutnya diakhir pekan investor akan lebih sedikit mendapatkan informasi karena pasar libur di Tiongkok," ucapnya.
 
Beberapa saham yang bisa dicermati investor hari ini adalah PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif