Ilustrasi. MI/USMAN ISKANDAR
Ilustrasi. MI/USMAN ISKANDAR

Geopolitik Memanas, IHSG Parkir di Zona Merah

Ekonomi ihsg
Angga Bratadharma • 08 Januari 2020 09:09
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu pagi terpantau melemah dibandingkan dengan penutupan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi 6.279. Indeks acuan saham Indonesia belum mampu bertahan di zona hijau, sejalan hadirnya katalis negatif seperti meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
 
IHSG Rabu, 8 Januari 2020, perdagangan pagi dibuka tertekan sebanyak 30,91 poin atau setara 0,5 persen ke posisi 6.248. Sedangkan LQ45 terlihat melemah 7,54 poin atau setara 0,7 persen ke posisi 1.007 dan JII minus sebanyak 4,21 poin atau setara 0,6 persen ke posisi 688.
 
Pagi ini seluruh sektor nyaris kompak berbaris di zona merah. Hanya satu sektor yang terlihat ada di jalur hijau yakni sektor pertambangan yang menguat 0,22 poin. Sedangkan sektor konsumer melemah 16,29 poin, sektor keuangan tertekan 7,69 poin, sektor infrastruktur melemah 4,04 poin, dan sektor properti turun 1,29 poin.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Volume perdagangan pagi ini tercatat sebanyak 84 juta lembar saham senilai Rp88 miliar. Sebanyak 44 saham terpantau menanjak, sebanyak 82 saham terlihat melemah, sebanyak 115 saham tidak berubah, dan sebanyak 533 saham tidak mengalami perdagangan.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih rendah pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Kondisi itu terjadi karena Wall Street menimbang risiko geopolitik yang muncul usai serangan udara yang dilakukan AS terhadap seorang Jenderal Iran pada minggu lalu.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 119,70 poin atau 0,42 persen menjadi 28.583,68. Sedangkan S&P 500 turun 9,10 poin atau 0,28 persen menjadi 3.237,18. Indeks Komposit Nasdaq turun 2,88 poin atau 0,03 persen menjadi 9.068,58.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 berubah negatif pada penutupan, dengan real estat dan konsumen turun masing-masing 1,19 persen dan 0,73 persen, memimpin penurunan. Di sisi data, Departemen Perdagangan melaporkan, pesanan pabrik AS turun 0,7 persen pada November untuk menandai penurunan ketiga dalam empat bulan.
 

 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif