Pergerakan IHSG. Foto: MI/Usman Iskandar
Pergerakan IHSG. Foto: MI/Usman Iskandar

IHSG Melemah 0,93% Pagi Ini, Saham Teknologi Tertekan saat Energi Menguat

Annisa ayu artanti • 13 Oktober 2026 10:18
Ringkasnya gini..
  • IHSG melemah 0,93 persen atau 55,77 poin ke level 5.886,14 pada pukul 09.45 WIB.
  • Sektor energi mencatat penguatan tertinggi sebesar 1,44 persen, sedangkan teknologi terkoreksi 1,25 persen.
  • Sejumlah indeks saham Asia juga melemah pada perdagangan pagi, berdasarkan data yang disampaikan.
Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Selasa, 13 Oktober 2026, menunjukkan tekanan di pasar saham Indonesia. Meski sejumlah sektor masih mencatatkan penguatan, indeks utama Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak melemah.

Pada pukul 09.45 WIB, IHSG turun 0,93 persen atau 55,77 poin ke level 5.886,14. Berdasarkan data pergerakan sektoral, sektor energi memimpin penguatan dengan kenaikan 1,44 persen, sedangkan sektor teknologi mencatatkan penurunan terdalam sebesar 1,25 persen.

Perbedaan arah pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pelemahan IHSG tidak terjadi secara merata di seluruh sektor. 

Tak hanya itu, tekanan juga terjadi pada sejumlah indeks saham regional. KOSPI tercatat melemah 6,83 persen ke level 5.948,20, Nikkei 225 turun 2,52 persen ke 67.292,39, dan Hang Seng terkoreksi 0,87 persen ke 24.058,96. Sementara itu, LQ45 melemah 1,07 persen ke level 584,83. 
   

IHSG Melemah, Sektor Energi Memimpin Penguatan


Pada pukul 09.45 WIB, mayoritas sektor masih bergerak positif. Saham energi naik 1,44 persen, sektor konsumer primer menguat 1,17 persen, komunikasi naik 0,94 persen, serta real estat bertambah 0,75 persen.

Penguatan juga terjadi pada sektor kesehatan sebesar 0,68 persen, finansial 0,57 persen, dan utilitas 0,53 persen. Sementara itu, sektor material hanya naik tipis 0,04 persen, sedangkan sektor industri melemah 0,07 persen dan konsumer siklikal terkoreksi 0,53 persen.

Di tengah penguatan sejumlah sektor, teknologi menjadi sektor dengan penurunan 1,25 persen. Pergerakan ini berlawanan dengan sektor energi yang mencatat kenaikan tertinggi pada waktu pengamatan yang sama. (Wisa Irena Br Sitepu)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan