PT Adira Dinamika Multifinance Tbk. Medcom/Husen M.
PT Adira Dinamika Multifinance Tbk. Medcom/Husen M.

Adira Finance Belum Jalankan DP 0% Kendaraan

Ekonomi adira dinamika multifinance
Husen Miftahudin • 07 Februari 2019 17:10
Jakarta: Perusahaan pembiayaan, PT Adira Dinamika Multifinance Tbk hingga saat ini belum mengimplementasikan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pelonggaran uang muka atau down payment (DP) kredit kendaraan bermotor. Adira Finance masih menimbang ketentuan DP nol persen kendaraan bermotor tersebut.
 
"DP nol persen dibuat OJK untuk mempermudah lembaga pembiayaan memberikan fasilitas kepada yang memerlukan. Kita sendiri masih menimbang-nimbang, belum menjalankan ketentuan DP nol persen," kata Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli di Gedung Graha Niaga Thamrin, Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, Kamis, 7 Februari 2019.
 
Meski demikian, pihaknya memungkinkan untuk memberikan DP nol persen kepada nasabah yang tidak memiliki masalah dalam pencatatan pembayaran kredit. Misalnya, costumer perusahaan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya melihat potensi itu diberikan kepada costumer-costumer yang bagus, seperti costumer perusahaan atau costumer yang sudah bertahun-tahun dengan Adira. Itu terbatas di sana," beber dia.
 
DP nol persen, jelas dia, bisa diberikan kepada costumer yang memiliki kualitas kredit yang baik. "Bisa juga diberikan kepada COP (Car Ownership Program) di mana perusahaan menjamin pembayaran dari staf-stafnya. Itu juga dimungkinkan kalau perusahaannya itu perusahaan dengan nama besar, dia bisa saja dapat DP nol persen," ungkap Hafid.
 
Sayangnya, Hafid enggan membeberkan lebih jauh soal rencana pemberian DP nol persen tersebut. Termasuk ketika disinggung apakah diimplementasikan tahun ini.
 
"Saya enggak bisa jawab (implementasi pemberian DP nol persen di 2019). Belum tahu," seloroh dia.
 
Pelonggaran uang muka kredit kendaraan bermotor dikeluarkan lewat Peraturan OJK (POJK) Nomor 35/POJK.05/2018. Ketentuan itu mulai berlaku sejak aturan itu dikeluarkan, 27 Desember 2018.
 
Berdasarkan peraturan tersebut, perusahaan pembiayaan yang memiliki rasio pembiayaan bermasalah (Nonperforming Financing/NPF) netto lebih rendah atau sama dengan satu persen dapat menerapkan ketentuan uang muka untuk seluruh jenis, baik motor dan mobil, sebesar nol persen.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif