Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti

IHSG Diyakini 'Hanyut' ke Zona Merah

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 04 Februari 2020 08:15
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi masih melanjutkan pelemahan setelah pada perdagangan sebelumnya melemah hampir satu persen. Adapun pelemahan indeks masih mengikuti tren pergerakan global, meski diharapkan katalis positif bisa segera berdatangan untuk membuat IHSG berbalik arah di zona hijau.
 
Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan salah satu sentimen negatif adalah turunnya harga minyak kelapa sawit pada harga acuan Malaysia yang signifikan membawa dampak kekhawatiran investor terhadap kinerja perusahaan produsen minyak kelapa sawit.
 
Harga acuan minyak kelapa sawit di Malaysia telah turun sebesar 14,56 persen sejak awal 2020 setelah kekhawatiran kelebihan suplai disaat India dan Tiongkok berpotensi mengalami penurunan permintaan. Kemudian, sentimen lainnya adalah sentimen virus flu burung yang mencuat kepermukaan yang menambah kekhawatiran di tengah belum meredanya virus korona.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Diperkirakan IHSG masih berpotensi tertekan," kata Lanjar, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Dia menambahkan hari ini indeks akan bergerak dan diperdagangkan di level support-resistance 5.850-5.940. Namun secara teknikal, ia melihat, ada peluang indeks rebound.
 
Senada dengan Lanjar, Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper memprediksi IHSG akan melemah hari ini. Indeks akan bergerak di level support 5.835-5.860 dan resistance 5.926-5.967. "IHSG diprediksi melemah, namun tren pelemahan diperkirakan akan mulai terbatas," ucap Dennies.
 
Adapun pelemahan IHSG yang diperkirakan akan terjadi hari ini akibat dari data perekonomian dari dalam negeri yakni inflasi tercatat mengalami pelemahan dan di bawah ekspektasi yakni di level 2,68 persen dan penyebaran virus korona masih cukup mengkhawatirkan.
 
Beberapa saham yang bisa dicermati investor hari ini adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP), dan PT Industri Jamu, dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif