Direktur Utama (Dirut) Krakatau Steel Sukandar mengatakan, perseroan akan menyetop pabrik slab yang menghasilkan bahan baku baja perseroan. Sebab rendahnya harga baja di pasar membuat perseroan harus menjalankan efisiensi.
"Kita stop pabrik hulu, perseroan bisa terlepas dari biaya produksi pabrik slab yang tinggi, karena sekarang over supply, jadi harga turun terus, kita harus efisien dengan beli saja," kata Sukandar, ketika ditemui usai mengadakan RUPS Tahun Buku 2014 di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (2/4/2015).
Dengan adanya rencana pemberhentian produksi bahan baku baja milik perseroan, dia menegaskan, sampai saat ini perseroan belum bisa memutuskan apakah dari impor atau mengambil bahan baku dari anak usaha, PT Krakatau Posco.
"Utamanya kita ambil bahan baku dari Krakatau Posco, tidak menutup kemungkinan kita impor. Dengan adanya itu biaya produksi kita lebih murah," tutup dia.
Sekadar diketahui, Krakatau Steel merugi USD20,43 juta di 2012. Pada 2013 merugi USD13,98 juta, di 2014 membengkak ruginya hingga 971,6 persen menjadi USD149,81 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News