NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
Ilustrasi. Foto: Medcom.id.

Riset Dulu Sebelum Beli Reksa Dana

Ekonomi reksa dana tips keuangan
Nia Deviyana • 01 Januari 2020 09:15
Jakarta: Reksa dana menjadi pilihan investasi yang cukup menjanjikan, selain emas. Namun, investor diminta untuk tidak mudah tergiur iming-iming imbal hasil tinggi. Penting pula melihat kredibilitas dari produk reksa dana yang ditawarkan.
 
"Kita jangan hanya percaya sama manajer investasi. Penting kita juga untuk meriset bibit, bebet, dan bobot reksa dana yang mau Anda beli," ujar Analis BNI Sekuritas William Siregarsaat dihubungi Medcom.id, Rabu, 1 Januari 2020.
 
Selain itu, kita juga harus mengetahui ke mana saja manajer investasi mengalokasikan dana investasi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Misal reksa dana A, kita bisa melacak alokasi portofolionya berapa persen. Kita bisa melihat apa sih saham-saham yang dibeli oleh manajer investasi, kita bisa melihat secara transparan. Jadi, enggak ada alasan kita salah beli reksa dana," paparnya.
 
Selanjutnya, William meminta masyarakat tidak mudah percaya pada manajer investasi yang menjanjikan keuntungan besar sebuah produk reksa dana.
 
"Pada dasarnya, dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dilarang menjanjikan return, karena kita menyadari itu tidak pasti, market sangat dinamis," pungkasnya.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif