Mengutip laman semenindonesia.com, Sabtu (24/1/2015), sebelum diangkat menjadi Dirut SMGR, pria kelahiran 13 Desember 1958 ini pernah menjalankan kursi jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut SMGR. Pengangkatan Suparni menjadi Dirut SMGR berdasarkan Surat keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. 017/SI/Kep.DK/12.2014 tanggal 1 Desember 2014.
Suparni juga pernah menjabat posisi Direktur Produksi dan Litbang di perusahaan pelat merah di bawah naungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.
"Dalam RUPSLB, perseroan mengangkat Suparni menjadi Dirut SMGR, setelah menggantikan Dwi Soetjipto yang menjadi Dirut Pertamina," kata Sekretaris Perusahaan SMGR, Agung Wiharto.
Agung menjelaskan, dengan mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Dwi Soetjipto pada 28 November 2014, perseroan mengucapkan terimakasih kasih banyak kepada beliau. Sehingga mengalihkan jabatan Suparni sebagai Dirut yang baru melanjutkan sisa jabatan yang telah dijalankan oleh Dirut sebelumnya.
Pria yang meraih gelar Insinyur Listrik dari ITS Surabaya ini memiliki masa jabatan akhir menjadi Dirut SMGR pada 2017.
Suparni yang lahir 56 tahun silam bergabung ke Semen Indonesia pada 1986. Dirinya pernah menjabat posisi strategis lainnya, seperti menjadi Kepala Kompartemen Produksi Pabrik Tuban 2007 dan Kepala Departemen Pengembangan Perusahaan pada 2006-2007 dan Kepala Produksi II Pabrik Tuban pada 2002-2006.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News