"Tahun ini kami berencana membuka gerai di luar Jawa seperti Medan, Pekanbaru, dan Samarinda. Kami juga tengah menjajaki membangun gerai di Sorong, Papua, tapi mungkin realisasinya tahun depan," ungkap Marketing Communication General Manager ACE Hardware Teresa Wibowo.
Asal tahu saja, investasi yang dikucurkan untuk membangun tiap gerai ACE Hardware sekitar US$1 juta per meter persegi, termasuk barang. Luas gerai ACE bervariasi dari 800 meter persegi di Mal Emporium Pluit sampai 15 ribu meteri persegi di Living World Alam Sutera, Serpong. Kini ACE mengoleksi sekitar 80 ribu jenis barang. Ini ada peningkatan dari tahun lalu yang baru menyediakan 75 ribu jenis barang.
Menurut Teresa, nilai penjualan ACE Hardware pada 2013 sebesar Rp4 triliun dan pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp4,4 triliun. "Produk yang paling diminati ialah homeware seperti panci dan piring, disusul hardware seperti peralatan, dan otomotif," paparnya.
Gerai ke-100 ACE Hardware memiliki luas sebesar 6.098 meter persegi. Toko perusahaan ini tersebar di 28 kota di Indonesia dengan lebih dari 900 ribu anggota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News