Ilustrasi. MI/ROMMY PUJIANTO
Ilustrasi. MI/ROMMY PUJIANTO

Rupiah Pagi Dibuka Perkasa di Rp14.049/USD

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 12 September 2019 09:00
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terpantau perkasa dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.060 per USD. Mata uang Garuda mampu meredam kekuatan mata uang Paman Sam meski data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang dirilis positif.
 
Mengutip Bloomberg, Kamis, 12 September 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp14.049 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.047 hingga Rp14.054 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.837 per USD.
 
Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Kondisi itu terjadi karena investor mempertimbangkan serangkaian data ekonomi utama yang positif.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,32 persen jadi 98,6476 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1007 dari USD1,1046 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun jadi USD1,2324 dari USD1,2353 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia naik menjadi USD0,6861 dibandingkan dengan USD0,6860. Dolar AS dibeli 107,77 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 107,43 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9929 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9909 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3193 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3150 dolar Kanada.
 
Biro Sensus AS mengungkapkan total persediaan pedagang grosir mencapai USD679,1 miliar pada akhir Juli atau naik sebanyak 0,2 persen dari level Juni yang direvisi dan naik 7,1 persen dari level Juli 2018 yang direvisi.
 
Indeks Harga Produsen (PPI) untuk permintaan akhir naik 0,1 persen pada Agustus, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan. Namun kenaikan itu lebih rendah dari kenaikan 0,2 persen pada Juli.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Penguatan dapat terjadi karena investor mencerna serangkaian data terbaru, dan saham Apple yang kuat berkontribusi terhadap kenaikan pergerakan pasar saham harian.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 227,61 poin atau 0,85 persen menjadi 27.137,04. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 21,54 poin atau 0,72 persen menjadi 3.000,93. Indeks Komposit Nasdaq menguat 85,52 poin atau 1,06 persen menjadi 8.169,68.
 
Mayoritas dari 30 saham unggulan di Dow Jones memperpanjang kenaikan di sekitar penutupan pasar, dengan saham Apple naik 3,18 persen, menjadi kinerja terbaik kedua dalam penghitungan. Adapun investor terus berharap sejumlah saham di Dow Jones bisa terus menguat di masa mendatang.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif