Illustrasi. Foto  : MI/Arya Manggala.
Illustrasi. Foto : MI/Arya Manggala.

Gerak IHSG Melandai

Ekonomi ihsg
Arif Wicaksono • 10 Oktober 2019 17:42
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah lagi. IHSG tak berhasil naik kembali pada penutupan perdagangan hari ini. IHSG kembali terkoreksi dengan minimnya sentimen positif dari dalam negeri. Sementara itu mata uang rupiah malah menguat pada penutupan perdagangan hari ini.
 
IHSG ke posisi 6.023 atau melemah 5,52 poin pada penutupan perdagangan Kamis, 10 Oktober 2019. Volume perdagangan sebesar 9,3 miliar lembar saham dengan nilai 6,3 triliun. Sebanyak 209 saham naik, 223 saham turun, dan 162 saham tak bergerak. Sektor konsumer terpantau jatuh paling dalam.
 
Samuel Sekuritas mengatakan IHSG berpotensi melemah seiring minimnya sentimen dari pasar. Sementara itu investor cenderung wait and see terhadap hasil negosiasi dagang AS-Tiongkok serta potensi pemotongan Fed rate akhir bulan ini.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Investor kami sarankan antisipasi pelemahan lanjutan," sebutnya, seperti dikutip dari riset hariannya, Kamis, 10 Oktober 2019.
 
Sementara itu dari AS bursa saham Wall Street kompak ditutup rebound. Indeks Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing menguat sebesar 0,69 persen, 0,91 persen dan 1,02 persen.
 
Penguatan tersebut seiring dengan optimisme pelaku pasar terhadap kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok semakin menguat. Hal ini dikarenakan adanya kabar yang menyebut bahwa Tiongkok kembali menawarkan untuk membeli lebih banyak lagi hasil pertanian dari AS.
 
Hal tersebut tentunya membuat ekspektasi pelaku pasar terhadap perundingan perdagangan yang akan dilakukan keduanya pada 10-11 Oktober di Washington akan menemui titik terang. IHSG ditutup melemah sebesar 0,2 persen ke level 6.029.
 
Oso sekuritas mengatakan bahwa IHSG ditutup bearish candle. Adapun indikator Stochastic golden cross dan MACD histogram bergerak ke arah positif dengan Volume meningkat tipis.
 
Bloomberg melansir mata uang rupiah menguat 22,5 poin menjadi Rp14.150 per USD. Yahoo Finance mencatat mata uang rupiah menguat 20 poin ke posisi Rp14.145 per USD. Bank Indonesia merekam mata uang rupiah menjadi Rp14.157 per USD.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif