"Kita bekerja sama dengan Semen Kupang. Ini pabrik baru. Nilai investasi kerja sama pembangunan pabrik baru ini mencapai Rp2 triliun," kata Direktur Utama Semen Indonesia Suparni, ketika ditemui di Gedung BUMN, Jakarta, Kamis (15/10/2015).
Ia menjelaskan, dalam merealisasikan pembangunan pabrik baru di Kupang ini maka kedua perusahaan akan melakukan feasibility study dan mengurus Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).
"Amdal dulu kita urus untuk bangun pabrik. Setelah itu bakal dibangun pabrik," jelas dia.
Suparni mengungkapkan, pembangunan pabrik ini rencananya akan dibangun pada 2016, dan diperkirakan akan terselesaikan dalam kurun waktu selama 2,5 tahun. Diharapkan segala sesuatunya bisa berjalan dengan baik dan tidak ada kendala yang berarti.
Setelah pabrik terselesaikan, lanjut dia, maka pabrik tersebut bisa menghasilkan semen tiap tahunnya sebanyak 1,5 juta ton. Target penjualan semen ini akan diarahkan ke Nusa Tenggara, dan sekitarnya. "Kami juga akan sasar pasar ke ekspor ke Timor Leste dan Australia," pungkas Suparni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News