Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani

Jelang Pakta Dagang AS-Tiongkok, IHSG Diperkirakan Datar

Ekonomi ihsg
Angga Bratadharma • 15 Januari 2020 08:48
Jakarta: Bursa saham Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan semalam ditutup bervariasi dengan Dow naik tipis 0,11 persen, S&P 500 melemah 0,15 persen, dan Nasdaq turun 0,24 persen. Terbatasnya pergerakan bursa terimbas aksi wait and see para investor menjelang penandatanganan perjanjian dagang AS-Tiongkok fase satu.
 
Para investor menunggu rincian dari perjanjian tersebut terutama tentang kemungkinan pengenaan tarif dagang yang sudah berlaku pada 2019 untuk tetap diberlakukan atau akan dihapus pada perjanjian dagang berikutnya. Sentimen tersebut juga membuat bursa saham Eropa ditutup datar dengan indeks DAX naik 0,04 persen dan FTSE melonjak 0,06 persen.
 
"IHSG hari ini kami perkirakan akan cenderung bergerak terbatas mengikuti pergerakan bursa saham global. EIDO ditutup turun 0,1 persen. Pagi ini indeks Nikkei dibuka turun 0,27 persen sedangkan Kospi minus 0,49 persen," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, saham-saham di Wall Street mengakhiri sesi perdagangan pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB) dengan bervariasi. Kondisi itu teradi karena para pelaku pasar mencerna sejumlah besar laporan laba emiten dan data indeks harga konsumen (IHK).
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 32,62 poin atau 0,11 persen, menjadi 28.939,67. Indeks S&P 500 turun 4,98 poin atau 0,15 persen menjadi 3.283,15. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 22,60 poin atau 0,24 persen menjadi 9.251,33.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berubah negatif pada penutupan pasar, dengan sektor teknologi turun 0,6 persen, memimpin kerugian sektoral. Sedangkan, sektor perawatan kesehatan ditutup naik 0,55 persen, menjadi kelompok berkinerja terbaik.
 
Saham JP Morgan Chase terangkat 1,17 persen setelah bank investasi AS itu melaporkan hasil kuartalan yang melampaui estimasi. Citigroup juga memberikan laba yang lebih baik dari perkiraan pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), mengirim sahamnya menguat 1,56 persen.
 
Ekspektasi untuk musim laporan laba perusahaan relatif rendah. Laba perusahaan-perusahaan yang tergabung S&P 500 diperkirakan telah menurun sebesar dua persen pada kuartal keempat, menurut FactSet.
 
Di bidang data ekonomi, indeks harga konsumen AS naik 0,2 persen pada Desember berdasarkan penyesuaian musiman setelah naik 0,3 persen pada November, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif