Ilustrasi. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR
Ilustrasi. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR

Rupiah Pagi Terpental ke Area Negatif

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 05 November 2019 09:01
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Selasa pagi terpantau terpental ke zona merah dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.013 per USD. Mata uang Garuda belum berhasil bertahan di zona hijau di tengah ketidakpastian ekonomi global.
 
Mengutip Bloomberg, Selasa, 5 November 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka melemah ke Rp14.025 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.025 hingga Rp14.027 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.819 per USD.
 
Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya di akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena laporan penggajian (payroll) non-pertanian Amerika Serikat (AS) yang positif menyebabkan selera risiko lebih tinggi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,32 persen menjadi 97,5571 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke USD1,1127 dari USD1,1161 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2879 dari USD1,2935 di sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia turun menjadi USD0,6880 dibandingkan dengan USD0,6907. Dolar dibeli 108,63 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 108,25 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9880 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9856 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3150 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3146 dolar Kanada.
 
Pengusaha-pengusaha AS menambahkan 128 ribu lapangan pekerjaan pada Oktober, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat waktu setempat. Angka tersebut melampaui perkiraan para ekonom sebanyak 75 ribu pekerjaan yang disurvei oleh MarketWatch.
 
Kenaikan lapangan pekerjaan terutama terjadi di perusahaan jasa makanan dan minuman, bantuan sosial, dan kegiatan keuangan, laporan itu menunjukkan. Dalam manufaktur, lapangan pekerjaan di kendaraan bermotor dan suku cadang menurun, kata biro, karena pemogokan enam minggu di General Motors.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena investor mencerna rilis ekonomi yang beragam. Di sisi lain, perang dagang yang berkecamuk masih terus memberikan beban tersendiri terhadap pergerakan pasar saham Paman Sam.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 114,75 poin atau 0,42 persen menjadi 27.462,11. Sedangkan S&P 500 menguat 11,36 poin atau 0,37 persen menjadi 3.078,27. Indeks Komposit Nasdaq naik 46,80 poin atau 0,56 persen ke 8.433,20.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif