Ilustrasi logo Elnusa. (FOTO: dok Elnusa)
Ilustrasi logo Elnusa. (FOTO: dok Elnusa)

2018, Elnusa Bukukan Laba Rp276 Miliar

Annisa ayu artanti • 20 Februari 2019 07:16
Jakarta: PT Elnusa Tbk (ELSA) menutup buku tahunan 2018 dengan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp6,6 triliun dan laba bersih Rp276 miliar. Capaian ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yaitu pendapatan usaha sebesar Rp4,9 triliun dan laba bersih sebesar Rp247 miliar.
 
Direktur Utama Elnusa Tolingul Anwar mengatakan capaian pendapatan tersebut didorong oleh peningkatan kinerja jasa hulu migas berbasis non-aset yang dilakukan dengan memenangkan peluang-peluang bisnis engineering, procurement, construction-operation & maintenance (EPC-OM) dengan kontrak-kontraknya yang bersifat multiyears.
 
Peningkatan volume tersebut terjadi pada jasa distribusi dan logistik energi, melalui unit usahanya seperti jasa transportasi BBM, perdagangan BBM industri marine, maupun manajemen depo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Strategi menggenjot jasa hulu migas berbasis non-aset serta jasa distribusi dan logistik energi yang kami lakukan, berhasil kembali memecahkan rekor pendapatan usaha tertinggi sebelumnya. Pendapatan usaha tumbuh 33 persen dibandingkan 2017," jelas Tolingul dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 20 Februari 2019.
 
Secara komposisi pendapatan, dia menyebutkan jasa hulu migas memberikan kontribusi sebesar 40 persen dan jasa distribusi logistik energi sebesar 56 persen. Sedangkan sisanya sebesar empat persen disumbangkan oleh jasa penunjang.
 
"Kami meyakini bahwa hasil ini tergolong wajar di tengah kondisi industri migas saat ini. Karena mulai membaiknya harga minyak tidak serta merta menaikkan harga jasa hulu migas," jelas Tolingul.
 
Lebih lanjut, kata Tolingul, dari akumulasi tersebut menciptakan kinerja terbaik 2018 sehingga menghasilkan laba bersih Rp276 miliar atau lebih tinggi 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
 
"Kami optimistis kinerja Elnusa akan lebih baik lagi pada tahun mendatang. Hal ini ditopang dengan perolehan kontrak multiyears yang telah diterima pada bisnis non-aset, peluang besar dan geliat jasa distribusi dan logistik energi, serta nilai tambah total solution services yang kami berikan untuk jasa klien," pungkas Tolingul.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif