Ilustrasi Elnusa. (FOTO: dokumentasi Elnusa)
Ilustrasi Elnusa. (FOTO: dokumentasi Elnusa)

Terkoreksi 5,1%, Elnusa Gapai Pendapatan Rp1,7 Triliun

Dian Ihsan Siregar • 27 September 2016 08:22
medcom.id, Jakarta: PT Elnusa Tbk (ELSA) membukukan kinerja tengah 2016 dengan peningkatan laba bersih sebesar 9,2 persen mencapai Rp145 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp133 miliar. Meskipun pendapatan usaha perseroan terkoreksi 5,1 persen menjadi Rp1,7 triliun.
 
"Kondisi perekonomian global dan harga minyak memang belum cukup stabil sehingga berdampak pada penurunan pendapatan usaha kami, namun dengan manajemen bisnis yang baik membuat kami mampu bertahan bahkan relatif lebih baik dibanding perusahaan lain di industri migas nasional," jelas Direktur Keuangan Elnusa Budi Rahardjo, dalam siaran pers yang diterima media, Selasa (27/9/2016).
 
Menurut dia, efisiensi struktur biaya menjadi strategi yang tidak dapat dihindari dalam menyikapi situasi industri seperti ini. Elnusa mampu menekan beban pokok pendapatan sebesar 8,0 persen, sehingga menghasilkan peningkatan laba kotor Elnusa sebesar 9,7 persen menjadi Rp324 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Laba usaha melonjak 35,8 persen menjadi Rp232 miliar, karena penurunan beban usaha sebesar 35,0 persen yang juga menghasilkan peningkatan EBITDA sebesar 23,6 persen menjadi Rp377 miliar. Marjin laba kotor, laba usaha dan EBITDA juga membaik menjadi masing-masing 18,9 persen, 13,6 persen dan 22,0 persen pada semester I-2016.
 
Menurut Budi, peran Nature of Business Elnusa yang terdiferensiasi juga memberi keuntungan tersendiri bagi perusahaan.
 
"Di mana sepanjang tengah 2016 ini menurunnya aktivitas bisnis jasa drilling & oilfield dapat diimbangi dengan tumbuhnya aktivitas jasa seismik, jasa distribusi dan logistik serta bisnis penunjang lain yang dikelola oleh beberapa anak usaha Elnusa yang berkontribusi signifikan bagi bisnis Perseroan secara keseluruhan," jelas Budi.
 
Penguatan sisi balance sheet juga menjadi fokus Elnusa saat ini, karena tentu kuatnya neraca akan turut berimbas kepada ketahanan dan profitabilitas Perseroan. Hal ini tercermin dari hutang berbunga yang turun di akhir Juni 2016 sebesar 34,4 persen menjadi Rp485 miliar yang turut mengurangi beban keuangan Elnusa sepanjang periode enam bulan di 2016 ini.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif