Direktur Pengeiolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono mengatakan semester I-2018 perusahaan telah membukukan penjualan pemasaran (marketing sales) sebesar Rp1,3 triliun. Penjualan inventori di semua segmen pengembangan bakal terus dikejar untuk menutupi sisa perolehan yang baru 38 persen dari total target.
"Walaupun tantangannya cukup berat dan kondisi sektoral kurang kondusif namun kami tetap akan berusaha secara maksimal. Target utama pada penjualan produk yang sudah hampir selesai sehingga akan memudahkan konsumen untuk proses kredit ke perbankan," ucap Archied dalam paparan publik Investor Summit 2018 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 28 Agustus 2018.
Perseroan juga tetap mengkaji setiap perubahan yang terjadi baik secara makro maupun sektoral. Langkah ini menjadi penting untuk memperkirakan dampak setiap perubahan serta menyiapkan strategi untuk mengantisipasi.
"Kami telah bekerja sama dan mendapatkan komitmen dari sejumiah bank terkemuka untuk berkolaborasi memberikan penawaran pembiayaan yang paling menarik bagi konsumen," ujarnya.
Saat ini, lanjut dia, sejumlah proyek baru sudah dalam tahapan akhir pembangunan seperti pengembangan terpadu Praxis dan Spazio Tower di Surabaya serta apartemen Regatta dan 1Park Avenue di Jakarta.
"Kami dalam tahap persiapan akhir dari rencana tersebut. intinya kami siap untuk meluncurkan. Namun tetap mempertimbangkan kondisi dan perubahan pasar yang terjadi. Kami tetap optimistik, namun perlu secara hati-hati mengukur tingkat risiko dari setiap langkah dan mempertimbangkan daya serap pasar properti saat ini," tuturnya.
Archied melanjutkan perseroan telah mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) untuk pengembangan tahun ini senilai Rp2 triliun. Alokasi capex tersebut sebagian besar digunakan untuk pengembangan proyek-proyek baru dan proyek yang berjalan.
"Perseroan merasa perlu menjalin kerja sama dengan para investor strategis yang ingin meningkatkan nilai investasi secara jangka panjang. Lingkup dari kerja sama strategis ini dapat berupa pembentukan joint venture joint Operation, pengembangan lahan, maupun bentuk kerja sama strategis lainnya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News