Peluncuran armada transportasi baru Blue Bird dengan menggunakan tenaga listrik. Medcom/Suci.
Peluncuran armada transportasi baru Blue Bird dengan menggunakan tenaga listrik. Medcom/Suci.

Bluebird Luncurkan Taksi Listrik

Ekonomi blue bird
Suci Sedya Utami • 22 April 2019 16:33
Jakarta: Bluebird meluncurkan armada transportasi baru dengan menggunakan tenaga listrik sebagai bahan bakarnya. Layanan tersebut diberi nama e-Taxi.
 
Peluncuran tersebut dihadiri oleh Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf. Hadirinya taksi listrik pertama ini turut mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
 
Taksi listrik tersebut nantinya akan ada pada layanan Bluebird dan Silverbird yaitu BYD e6 A/T dan Tesla Model X 75D A/T. Taksi listrik ini sedianya akan melayani masyarakat Indonesia mulai Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Direktur Blue Bird Group Holding, Noni Purnomo mengatakan melalui terobosan inovasi dari kendaraan listrik ini, Bluebird tidak hanya meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan bagi pelanggan namun juga bekomitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan, khususnya peningkatan kualitas udara di Jakarta.
 
Dia bilang peluncuran ini juga sebagai upaya dalam melestarikan lingkungan hidup seperti visi misi Bluebird. Dia bilang bisnis bukan semata-mata terkait bisnis namun juga keberlanjutan (sustainability).
 
"Insyaallah kami akan mengoperaikan 30 unit taksi listrik sebagai pilot project," kata Noni dalam sambutannya di kantor pusat Bluebird Mampang, Jakarta Selatan, Senin, 22 April 2019.
 
Dalam kesempatan yang sama Direktur PT Blue Bird Tbk Adrianto Djokosoetono menambahkan selain dukungan dalam bidang pelestarian lingkungan, pengoperasian mobil bertenaga listrik ini juga memberikan nilai tambah dalam kaitan dengan program ketahanan dan bauran energi nasional. Selain itu sebagai program pengurangan penggunaan dan subsidi BBM, serta program pengurangan emisi gas buang yang dilaksanakan pemerintah.
 
"Waktu itu Pak Jonan menyentil saya, dia bilang apa yang bisa perusahaan taksi bisa lakukan untuk menurunkan emisi. Hal yang sama juga dikatakan oleh Pak Budi yang bilang bagaimana mengenai mobol listrik bagi Bluebird dan Organda," ujar Adrianto.
 
Dari sentilan tersebut akhirnya Bluebird mengurus izin untuk meluncurkan taksi bertenaga listrik. Dia bilang satu tahun kemudian setelah disentil, Bluebird pun mengurus perizinan pada enam instansi kementerian dan lembaga.
 
Adrianto melanjutkan rencana pengoperasian sebanyak 200 mobil listrik hingga 2020, Bluebird akan menghilangkan 434.095 kg emisi CO2 atau konsumsi BBM sebanyak 1.898.182 liter. Serta penambahan 2.000 unit periode 2020-2025 akan menghiliangkan 21.704.760 kg emisi CO2 atau setara dengan konsumsi BBM sebanyak 94.909.091 liter.
 
"Kami sadar pengurangan emisi CO2 masih jauh dari target. Jakarta masih berjuang untuk kurangi, kita perlu jaga dan partisipasi aktif karena sustaibability menjadi bagian dari Bluebird dan diharapkan bisa diadopsi oleh perusahaan transportasi lainnya," jelas dia.
 
Bluebird juga menggandeng World Wide Fund for Nature (WWF) dan Jagha Bumi dalam mengadakan program One Ride One Seed, dimana setiap satu penumpang dari kendaraan taksi listrik Bluebird dan Silverbird akan turut berkontribusi terhadap ditanamnya satu pohon di area aliran sungai Cilliwung dan di area tengah Jakarta. Program One Ride One Seed ini akan diselenggarakan mulai Juni 2019 dengan target lebih dari 2.000 pohon tertanam.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif