Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma

BEI: Investor Harap Kabinet Baru Segera Memperlihatkan Kinerja

Ekonomi ihsg bei pasar modal ekonomi indonesia
Antara • 01 November 2019 14:04
Yogyakarta: Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Irfan Noor Riza mengatakan para investor pasar modal merespons positif terbentuknya Kabinet Indonesia Maju. Dalam konteks ini, para investor berharap banyak pada kinerja positif kabinet itu.
 
"Investor merespons sangat positif sekali dan berharap banyak pada kabinet baru ini untuk dapat langsung bekerja secara profesional," kata Irfan, seperti dikutip dari Antara, di Yogyakarta, Jumat, 1 November 2019.
 
Menurut Irfan susunan kabinet baru Presiden Joko Widodo (Jokowi) direspons investor cukup ideal karena diisi oleh banyak profesional. "Harapan kami, kabinet baru ini segera menunjukkan kinerjanya dan bisa memberikan kebijakan yang mendukung pasar modal Indonesia. Stabilitas politik dan ekonomi bisa terjaga dengan baik," ucapnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga pasar modal semakin berkinerja baik," tambah dia.
 
Setelah kabinet terbentuk, menurut dia, saham-saham BUMN terlihat langsung naik. Di DIY transaksi saham juga meningkat, menyesuaikan dan mengikuti nasional. Sepanjang Januari-September 2019 rata-rata transaksi saham di DIY tembus Rp1,358 triliun atau meningkat sekitar 95,19 persen dari rata-rata per bulan pada 2018.
 
Sementara itu hingga September 2019 jumlah investor di DIY mencapai 46.463 investor, naik dibandingkan dengan periode yang sama pada 2018 sebanyak 36.911 investor. Berdasarkan data nasional, menurut dia, hingga Oktober 2019 BEI mencatat 1.056.900 investor yang aktif bertransaksi di bursa.
 
BEI menargetkan sejumlah 2 juta investor bisa tercapai di akhir 2023. "Bicara nasional, saat Presiden Jokowi mengumumkan daftar menteri di kabinet baru, IHSG langsung melesat lebih dari satu persen. IHSG naik sekitar 81,84 poin atau sekitar 1,31 persen," pungkas dia.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif