Illustrasi. Dok : AFP.
Illustrasi. Dok : AFP.

Chris Kanter Bersedia Dicopot dari Dirut Indosat

Ekonomi indosat
Annisa ayu artanti • 05 Mei 2019 13:14
Jakarta: Mundurnya Chris Kanter dari posisi direktur utama PT Indosat Tbk (ISAT) dua hari lalu mengagetkan banyak pihak. Pasalnya, Chris masih memimpin pemaparan publik atau setelah digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 2 Mei lalu.
 
Dalam pemaparan publik tersebut ia mengatakan bersama direksi lainnya akan memperbaiki keuangan perseroan dahulu sebelum melakukan konsolidasi dengan operator telpon selular lain.
 
Melalui keterangan yang diterima Medcom.id, Minggu, 5 Mei 2019, Chris Kanter setuju meninggalkan jabatannya dari direktur utama kembali ke jabatan sebelumnya menjadi dewan komisaris.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Komisaris Indosat Waheed Mohamed Al Sayed mengatakan Chris Kanter telah melakukan pekerjaan yang hebat di perusahaan dengan membawa pertumbuhan positif pada kuartal IV-2018 dan kuartal I-2019.
 
"Atas nama Dewan Komisaris Indosat Ooredoo, Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Chris Kanter karena telah menyelesaikan fase transition leadership-nya," kata Waheed.
 
Per 2 Mei 2019, posisi direktur utama digantikan oleh Ahmad Abdulaziz Al Neama. Ahmad Abdulaziz AI Neama telah bergabung dengan Indosat Ooredoo selama 15 tahun dan saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris lndosat Ooredoo dan anggota dewan Ooredoo Myanmar. Dia belum lama ini juga menjabat sebagai Chief Technology Officer Grup Ooredoo sejak 2017.
 
Keganjalan tersebut muncul karena seyogyanya perusahaan terbuka seperti Indosat bila melakukan perubahan direksi harus mengikuti Undang-Undang Nomor 40 Tentang Perseroan Terbatas.
 
Manajemen harus mengajukan untuk menyelenggarakan RUPSLB kepada OJK dan bursa untuk menggelar RUPS. Dalam RUPS itu, baru ditetapkan direksi baru, termasuk penunjukan direktur utama.
 
Sementara dalam RUPST yang diselenggarakan pada 2 Mei 2019 tersebut telah ditetapkan susunan anggota dewan komisaris hingga 2020. Waleed Mohamed Ebrahim Alsayed menjabat sebagai komisaris utama. Lalu, Hans Anthony Kurpatwa, Hilal Sulaeiman Malawi, Heru Pambudi, Afini Boer, Andrew Tor Oddvar Kvalseth, Ahmad Abdulaziz Al-Naema sebagai Komisaris. Kemudian Syed Queder, Elisa Lumbatoruan, dan Wijayanto Samirin sebagai Komisaris Independen.
 
Sedangkan susunan anggota direksi dipimpin oleh Chris Kanter sebagai direktur utama. Eyas Naif Saleh Asaaf, Arief Musta'in, dan Vikram Sinha sebagai direktur. Serta, Irsyad Sahroni sebagai direktur independen.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif