Harga semen turun Rp3.000 per sak, Semen Indonesia genjot penjualan -- ANTARA FOTO/Dhoni Setiawan
Harga semen turun Rp3.000 per sak, Semen Indonesia genjot penjualan -- ANTARA FOTO/Dhoni Setiawan

Minati Ekspansi ke Luar, SMGR Tetap Bidik Pasar Lokal

Dian Ihsan Siregar • 23 Januari 2015 17:24
medcom.id, Jakarta: Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), Suparni, bakal mengembangkan pasar dalam negeri yang sudah disusun dalam rencana kerjanya.
 
"Tetap pengembangan dalam negeri, karena pasar di sini masih besar. Hal itu sudah sesuai rencana kinerja perseroan," kata Suparni, ketika ditemui langsung usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (23/1/2015).
 
Selain masih mendorong kinerja perseroan di dalam negeri, dia menegaskan, perseroan masih tetap memiliki minat untuk menjalankan ekspansi di luar negeri.

Langkah ekspansi ke luar negeri ini, lanjut dia, perseroan akan mengkaji ulang rencana pelebaran sayap bisnisnya di Myanmar. Sebab belum mendapatkan kesepakatan harga pembelian saham milik perusahaan lokal di Myanmar.
 
Pada awalnya, pabrik di Myanmar ini akan dibangun pada tahun kemarin, dengan estimasi pabrik terselesaikan pada 2017. Menurut dia, produksi pabrik di Myanmar memiliki kapasitas sebanyak satu juta ton per tahun.
 
"Ekspansi keluar masih diteruskan untuk meraih pasar di sana. Tapi pengembangan dalam negeri masih utama," tegasnya.
 
Dia menambahkan, perseroan masih memiliki minat yang besar dalam menjalankan investasi ke negara-negara regional. Namun, ekspansi itu membutuhkan waktu yang tidak dikit.
 
"Ekspansi ke negara-negara regional kita terus digenjot, tapi butuh waktu lama untuk ekspansi di sana. Itu yang harus kita pikirkan," tutup dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan