Jajaran direksi Bank Jatim usai paparan publik. (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)
Jajaran direksi Bank Jatim usai paparan publik. (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)

Bank Jatim Raup Laba Rp1,26 Triliun Sepanjang 2018

Ekonomi bank jatim
Ilham wibowo • 25 Januari 2019 12:27
Jakarta: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) membukukan laba bersih sebesar Rp1,26 triliun sepanjang 2018. Capaian tersebut tumbuh 8,71 persen year on year (yoy).
 
"Kinerja keuangan Bank Jatim menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya," ujar Direktur Utama Bank Jatim R Soeroso dalam paparan kinerja keuangan tahun buku 2018 audited di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Jumat, 25 Januari 2019.
 
Aset bank milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini tercatat mencapai Rp62,69 triliun atau tumbuh 21,68 persen. Selama 2018, dana pihak ketiga (DPK) Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan 27,78 persen yoy yaitu sebesar Rp50,91 triliun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat," paparnya.
 
Soeroso menuturkan pencapaian DPK tersebut diperkuat dengan CASA rasio Bank Jatim sebesar 75,41 pesen. Selama lebih dari 15 tahun, lanjut dia, CASA rasio Bank Jatim berada di atas 65 persen.
 
Capaian kinerja ini terbilang positif di tengah-tengah kondisi perekonomian global yang masih belum stabil sepanjang 2018. Perseroan dengan kode emiten BJTM ini masih mampu mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar Rp33,89 triliun atau tumbuh 6,74 persen yoy.
 
"Kredit di sektor korporasi menjadi penyumbang tertinggi selama 2018 yaitu sebesar Rp7,26 triliun atau tumbuh 12,67 persen yoy," paparnya.
 
Rasio keuangan Bank Jatim ini posisi Desember 2018 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 17,75 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,37 persen, Return On Asset (ROA) 2,96 persen. Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 69,45 persen.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif