Ilustrasi. MI/ADAM DWI
Ilustrasi. MI/ADAM DWI

Bongkar Pasang Direksi BUMN Diramal Perkuat IHSG

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 20 November 2019 08:32
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali bangkit atau rebound dalam jangka pendek. Hal itu dikatakan Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper lantaran tren pelemahan sudah mulai terbatas.
 
Dennies mengatakan secara teknikal indeks berada di area oversold sehingga mengindikasikan adanya peluang rebound dalam jangka pendek. Indeks hari ini diramalkan diperdagangkan di level suuport 6.100-6.126 dan resistance 6.165-6.179.
 
"IHSG hari ini diprediksi menguat," kata Dennies, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 20 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, penguatan masih akan terbatas karena tekanan dari ketidakpastian global yang memberikan sentimen negatif bagi IHSG.
 
Analis Relliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan negosiasi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok mulai terlihat kemajuan. Amerika akan memperpanjang lisensi untuk memungkinkan perusahaan-perusahaan Amerika melakukan bisnis dengan perusahaan telekomunikasi Tiongkok, Huawei.
 
Selain itu kerusuhan di Hong Kong juga sudah mulai kondusif. Dari dalam negeri, indeks menguat karena adanya sentimen positif falam negeri. Wacana bongkar pasang direktur di BUMN oleh Menteri BUMN Erick Thohir menyita perhatian investor.
 
Bahkan, berita mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Hamzah menjadi nama baru yang di panggil Mentri BUMN sebagai petinggi BUMN sektor perbankan membuat saham emiten sektor keuangan menguat.
 
"Kami perkirakan IHSG masih akan melanjutkan penguatannya dengan support 6.125-6.210," kata Lanjar, seraya menambahkan investor akan terfokus pada pembicara Federal Reserve minggu ini termasuk Presiden The Fed Distrik John Williams, Loretta Mester dan Neel Kashkari.
 
Sedangkan bankir sentral Eropa mengadakan pertemuan minggu ini termasuk Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde, Ketua Bundesbank Jens Weidmann, bersama dengan Yves Mersch, Luis de Guindos, Pablo Hernandez de Cos dan Philip Lane dalam pembahasan kebijakan moneter lanjutan.
 
Beberapa saham yang masih bisa diperhatikan investor hari ini adalah PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Astra International (ASII), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA).
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif