Ilustrasi. AFP/Facundo Arrizabalaga
Ilustrasi. AFP/Facundo Arrizabalaga

Indeks Acuan Saham Inggris Ditutup Negatif

Ekonomi ihsg
Antara • 21 November 2019 09:45
London: Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 0,84 persen atau 61,31 poin, menjadi 7.262,49 poin.
 
Mengutip Antara, Kamis, 21 November 2019, Kingfisher, sebuah perusahaan perbaikan rumah internasional, mengalami kerugian terbesar di antara saham-saham unggulan dengan harga sahamnya jatuh 7,09 persen. Diikuti saham perusahaan penerbitan Pearson yang merosot 3,78 persen, serta perusahaan penyedia layanan kesehatan swasta NMC Health turun 3,74 persen.
 
Sementara itu, Scottish Mortgage Investment Trust, perusahaan investasi global yang mencari bisnis kuat dengan pengembalian di atas rata-rata, meningkat 1,67 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi dari saham-saham unggulan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Disusul oleh saham perusahaan pemrosesan dan ritel makanan multinasional Inggris Associated British Foods, serta operator portal real estat daring dan situs web properti terbesar di Inggris Rightmove, yang masing-masing meningkat 0,90 persen dan 0,89 persen.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih rendah pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena Wall Street mencermati risalah dari Federal Reserve AS sambil menunggu pembaruan mengenai kondisi perdagangan global. Ada harapan agar negosiasi dagang antara AS dan Tiongkok bisa segera mencapai kata sepakat.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average menyusut 112,93 poin atau 0,40 persen menjadi 27.821,09. Sedangkan S&P 500 turun 11,72 poin atau 0,38 persen menjadi 3.108,46. Sementara indeks Komposit Nasdaq turun 43,93 poin atau 0,51 persen menjadi 8.526,73.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan bahan-bahan turun sebanyak 1,18 persen, memimpin penghambat. Sektor energi membalikkan kerugian sebelumnya untuk mendapatkan kenaikan 1,01 persen pada penutupan. Investor mencerna risalah dari pertemuan kebijakan Oktober Fed yang dirilis pada Rabu.
 
"Ketidakpastian yang terkait dengan ketegangan perdagangan serta risiko geopolitik agak mereda, meskipun risikonya meningkat," kata risalah, seraya menambahkan risiko bahwa perlambatan pertumbuhan global akan semakin membebani ekonomi domestik tetap menonjol.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif